Trending Mati Lampu
Minta Penjelasan Direktur PLN soal Mati Lampu, Jokowi: Kenapa Tidak Bekerja dengan Cepat?
Presiden Joko Widodo datangi kantor pusat PLN untuk meminta penjelasan mengenai pemadaman listrik di wilayah Jabodetabek, Minggu (4/8/2019).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi kantor pusat PLN (Perusahaan Listrik Negara)pada Senin (5/8/2019) untuk meminta kejelasan mengenai pemadaman listrik yang terjadi di hampir separuh wilayah pulau jawa, Minggu (5/8/2019).
Jokowi menyoroti tentang back up plan yang tidak diterapkan oleh PLN dalam menangani masalah aliran listrik, seperti dikutip TribunWow.com dari channel YouTube KOMPASTV yang diunggah Senin (5/8/2019).
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi sempat menyoroti perihal manajemen PLN yang tidak bisa bertindak secara cepat untuk memperbaiki sistem aliran listrik.
"Peristiwa pemadaman total minggu kemarin dalam sebuah manajemen besar seperti PLN ini semestinya menurut saya ada tata kelola resiko-resiko yang dihadapi dengan managemen besar tentu saja ada backup plan," ucap Jokowi.
• VIDEO Detik-detik Jokowi Marahi Dirut PLN: Ini Pernah Terjadi 17 Tahun Lalu, Malah Terjadi Lagi

Presiden Joko Widodo meminta keterangan PLN terkait pemadaman listrik serentak di wilayah Jabodetabek, Senin (5/8/2019) (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)
"Pertanyaan saya kenapa itu tidak bekerja dengan cepat dan baik?," lanjutnya.
Lebih lanjut Jokowi membahas kejadian serupa yang pernah terjadi tahun 2002 silam.
Waktu itu pemadaman listrik terjadi di wilayah Jawa dan Bali.
"Saya tahu peristiwa seperti ini pernah kejadian di tahun 2002,17 tahun yang lalu untuk Jawa dan Bali," tutur Jokowi.
Jokowi lalu menanyakan kenapa kejadian yang sudah pernah terjadi tidak dijadikan pembelajaran pihak PLN.
"Mestinya itu bisa dipakai pelajaran kita bersama, jangan sampai kejadian yang pernah terjadi, kembali terjadi lagi," lanjutnya.
Jokowi menilai pemadaman listrik lebih dari 18 jam di wilayah Jabodetabek tersebut dapat merusak citra PLN.
• Detik-detik Jokowi Marah dan Langsung Pergi setelah Dengar Penjelasan dari Plt Dirut PLN Sripeni
Bahkan pemadaman tersebut dapat merugikan konsumen, dalam hal ini seluruh masyarakat yang mendapat dampak pemadaman listrik.
"Kita tahu ini tidak hanya bisa merusak reputasi PLN tetapi juga banyak hal diluar PLN, terutama konsumen juga dirugikan," ucapnya.
Presiden terpilih 2019-2024 itu lalu menyoroti tentang kereta MRT yang sempat tak dapat beroperasi setelah pemadaman listrik tersebut.
"Pelayanan transportasi umum juga sangat bahaya sekali sekali, MRT misalnya," lanjut Jokowi.
Jokowi menyampaikan bahwa kedatangannya ke kantor PLN untuk mendengar penjelasan dari pihak PLN.
Ia bahkan meminta direksi PLN untuk blak-blakan mengenai masalah yang sebenarnya terjadi agar dapat didiskusikan bersama-sama.
"Oleh sebab itu pagi hari ini saya ingin mendengar langsung, tolong disampaikan yang simple-simple saja."
"Kalau ada yang kurang ya blak blakan saja sehingga bisa diselesaikan masalah dan tidak terjadi untuk yang akan datang," kata Jokowi.
• Teguran Presiden Jokowi pada PLN soal Mati Lampu: Tiba-tiba Drop, Itu Merugikan Kita Semua
Lihat video berikut ini menit 17.10:
Penjelasan PLN
Sementara itu, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PT PLN, Dwi Suryo Abdullah menjawab keluhan pemadaman listrik yang padam pada Senin (5/8/2019), dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.
Hal ini berkaitan dengan listrik yang kembali padam di sejumlah daerah di Jakarta.
"Mohon doanya semoga hari ini, pagi ini pulih kembali. Saya enggak bisa memastikan pulih berapa jam. Sekarang semua kita pantau dari titik, kita upayakan agar supaya tidak membahayakan dari pada instalasi yang ada," ujar Dwi pada Senin (5/8/2019) pagi.
Ia menjelaskan tidak stabilnya listrik lantaran ada titik panas saat pendistribusian listrik ke Jakarta dan sekitarnya.
"Saya belum tahu nih, tadi malam memang sempat nyala, tapi karena ada hotspot, pada satu transmisi yang ada di arah Cibinong ke Gandul, maka sebagian kami kurangi," ujar Dwi.
• Datangi Kantor PLN, Jokowi Semprot Pejabat PLN: Bapak Ibu Semua Pintar-pintar, Apa Tidak Dihitung?
Ia pun berharap nantinya tidak terjadi titik panas kembali terutama untuk Jakarta ke arah Gandul dari Cibinong.
"Semoga pagi ini nanti hotspot penghantar di arah Jakarta terutama ke arah Gandul dari Cibinong tidak terjadi titik panas lagi," lanjutnya.
Dwi memastikan gangguan ini hanya terjadi di Jakarta dan sekitarnya.
Sedangkan untuk wilayah Pulau Jawa lainnya dan Bali disebutkan pasokan listrik sudah normal.
Sebelumnya, Plt Direktur Utama PT PLN Sripeni Inten Cahyani menjelaskan, pemadaman listrik ini terjadi akibat gangguan pada sisi transmisi ungaran dan pemalang berkapasitas 500 KV.
Gangguan itu menyebabkan gagal transfer energi dari timur ke barat sehingga terjadi gangguan ke seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Pulau Jawa.
Gangguan tersebut mengakibatkan aliran listrik di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), serta sebagian wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah mengalami pemadaman listrik.
Dikutip dari Kompas.com, jaringan listrik di Jawa-Bali mati sejak Minggu (4/8/2019).
Adapun aliran listrik di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali, sudah kembali normal dengan total tujuh jam, pada Minggu (4/8/2019).
(TribunWow.com/Jayanti Tri Utami)
WOW TODAY: