Terkini Nasional

Penyiksaan TKW Asal Lombok yang Dijual Rp 110 Juta, Disayat hingga Disiram Air Panas di Arab Saudi

Penyiksaan TKW asal Lombok, dijambak, disayat pisau, dipukul, hingga disiram air panas, bahkan sebelumnya ia dijual Rp 110 juta ke Arab Saudi.

Penyiksaan TKW Asal Lombok yang Dijual Rp 110 Juta, Disayat hingga Disiram Air Panas di Arab Saudi
KOMPAS.com/FITRI R
Ibunda TKW Sri Wahyuni, Nur'asiah, Sabtu (27/7/2019) menunjukkan foto bekas penyiksaan yang dialami putrinya selama bekerja di Riyadh, Arab Saudi. Ia berharap Sri segera dipulangkan ke Lombok. 

TRIBUNWOW.COM - Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Sri Wahyuni (25) asal Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dijual seharga Rp 110 juta oleh tekong atau calo pengiriman tenaga kerja dari Indonesia ke agennya di Riyadh, Arab Saudi.

Setelah bekerja dengan majikan, Sri Wahyuni mengalami penyiksaaan sadis oleh majikannya di Riyadh, Arab Saudi.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (29/7/2019), penyiksaan yang dialami Sri Wahyuni oleh majikannya di antaranya adalah dijambak, disayat dengan pisau dan dipukul.

Tak hanya itu, Sri Wahyuni juga sering kali disiram air panas.

Diketahui, kabar penyiksaan yang dialami Sri Wahyuni ini awalnya diterima oleh Kepala Dusun Pesanggaran, Suhaimu, Jumat (19/7/2019).

Pihak Suhaimu mendapat kabar langsung dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.

Anak dan 2 Cucunya Tewas di Kecelakaan Tol Cipali, sang Kakek: Coba Tukar sama Saya, Saya Ikhlas

Namun Suhaimu tak berani langsung melaporkan hal itu ke keluarga Sri Wahyuni karena kondisinya terlalu memprihatinkan.

"Tubuh warga saya itu penuh bekas luka, luka lama dan luka baru banyak. Matanya masih luka akibat pukulan, ada bekas sayatan pisau dan luka akibat disiram air panas," terang Suhaimi.

Suhaimi menjelaskan Sri Wahyuni berangkat ke Riyadh sejak 24 Desember 2017 lalu melalui tekong asal Lombok Tengah.

Suhaimi sebagai kepala daerah mengaku tidak tahu kalau ada tekong yang memberangkatkan warganya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Tiffany Marantika Dewi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved