Ibadah Haji
Nenek 80 Tahun Berangkat Haji setelah Kumpulkan Penghasilan sebagai Dukun Beranak selama 31 tahun
Seorang nenek berumur 80 tahun untuk berangkat haji dengan mengumpulkan penghasilannya sebagai dukun beranak.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Walaupun pekerjaannya hanya sebagai dukun beranak dengan penghasilan tidak seberapa, tak menyurutkan niat seorang nenek berumur 80 tahun untuk berangkat haji.
Sedikit demi sedikit, selama 31 tahun, nenek yang bernama Wa Musaani ini menyisihkan sebagian uangnya dari hasil membantu persalinan warga di Desa Laminanggara, Kecamatan Siompu Barat, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.
Keluarga nenek Wa Musaani menangis terharu ketika Kementerian Agama Kabupaten Buton Selatan datang membawakan koper haji di desanya.
“Kita sangat bangga, karena sudah lama juga tunggu-tunggu, dan kondisi ibu juga sudah tua dan alhamdulillah tahun ini sudah naik (haji),” kata putra Nenek Wa Musaani, La Azama, Selasa (16/7/2019).
• Cerita Salkah, Pemulung Asal Lamongan yang Bisa Berangkat Haji setelah 25 Tahun Menabung
Nenek Wa Musaani sangat dikenal baik warga desa karena hampir selama 40 tahun membantu persalinan warga bersama bidan setempat.
Hampir setiap hari, nenek yang masih suka mengunyah sirih ini, berjalan menuju ke rumah warga selain itu membantu persalinan warga desa.

• Kronologi Bus Pengantar Calon Jemaah Haji di Sukabumi Tabrak Pagar, 1 Orang Tewas, 4 Terluka
Namun sayangnya, nenek Wa Musaani yang tidak bisa berbahasa Indonesia, sehingga wawancara diwakilkan kepada putra dan cucunya.
Menurut keterangan putranya, Nenek Wa Musaani pandai mengurut perut wanita untuk memudahkan kehamilan.
Usai mengurut, ia memberikan minuman kepada pasiennya yang telah dibacakan doa.
“Dari pasiennya, ia terima tidak menentu kadang Rp 10.000, Rp 50.000 dan bahkan Rp 100.000. Tapi dia sisihkan, sebagian ia simpan dalam celengan di kamarnya dan sebagian dia gunakan untuk keperluannya,” ucap La Azama.
Setelah tabungan sudah cukup, di tahun 2013, nenek Wa Musaani mulai mendaftarkan haji di kantor kementrian agama dengan membayar sebesar Rp 25,5 juta.
• Pertama dalam Sejarah, Ini Momen Putra Raja Salman Sambut Langsung Jemaah Calon Haji dari Indonesia
“Pada bulan enam kemarin, kami keluarga dihubungi oleh kementerian agama untuk naik haji. Kami sangat senang dan bangga karena ini yang sudah kami tunggu-tunggu,” ujar cucu Nenek Wa Musaani, Vinci.
Nenek Wa Musaani akan berangkat menuju Mekah bergabung dengan jemaah calon haji lainnya di kloter 25 melalui embarkasi Makassar pada akhir bulan Juli ini.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tangis Haru Nenek Wa Musaani, Dukun Beranak yang Naik Haji Setelah Menabung 31 Tahun
WOW TODAY: