Jokowi dan Prabowo Bertemu

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat setelah Pertemuan Jokowi-Prabowo, Ini Alasannya

Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan kembali menguat pada Senin (15/7/2019) ini.

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat setelah Pertemuan Jokowi-Prabowo, Ini Alasannya
Tribunnews/Jeprima
Presiden Joko Widodo saat bertemu calon presiden Prabowo Subianto usai sama-sama mencoba kereta MRT di Stasiun MRT Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019). Dalam kesempatan tersebut Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada Joko Widodo yang ditetapkan sebagai calon presiden terpilih pada pemilihan presiden 2019. 

TRIBUNWOW.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan kembali menguat pada Senin (15/7/2019) ini, setelah akhir pekan lalu ditutup di level Rp 14.008 per dollar AS.

Selain faktor The Fed yang akan memangkas suku bunganya, salah satu sentimen positif datang dari faktor domestik.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengungkapkan bahwa faktor dari domestik yang memberi dorongan agar rupiah kembali menguat adalah pidato Presiden Jokowi pada Jumat (14/7/2019) lalu.

Tinggalkan Prabowo Gegara Bertemu Jokowi, PA 212: Tunggu Perintah Habib Rizieq Shihab yang Terzalimi

Josua mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana memangkas pajak perusahaan dan mempermudah investasi di bidang industri.

"Pernyataan Pak Jokowi untuk memberikan relaksasi untuk investment dan juga memangkas pph badan dari 25% menjadi 20%," ujar Josua.

Politisi PDIP Sebut Pihak yang Tak Suka Jokowi-Prabowo Bertemu Hanya Ingin Indonesia Rusak

Selain pernyataan Presiden Jokowi tersebut, Josua juga berpendapat bahwa faktor pertemuan antara Jokowi dan Prabowo Subianto turut menjadi sentimen positif untuk memperkuat kembali posisi rupiah di awal pekan.

"Rekonsiliasai antara peserta pilpres mampu memperbaiki stabilitas politik kita yang diharapkan juga mendorong stabilitas perekonomian kita," tambah Josua.

Naskah Lengkap Pidato Visi Indonesia Jokowi, Ancam Hajar Pungli dan Penghambat Investasi

Menurut Josua, peluang rupiah menguat juga didorong oleh data neraca perdagangan yang akan rilis besok.

Ia memperkirakan adanya peningkatan surplus di bulan Juni.

Untuk besok, Josua memprediksi rupiah akan menguat di rentang Rp 13.950 - Rp 14.050 per dollar AS.

Menurutnya, peluang penguatan ini sangat besar karena belum ada sentimen-sentimen negatif yang bisa menghambat penguatan ini. (Kontan.co.id/Adrianus Octaviano)

Artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul Bertemunya Jokowi dan Prabowo bakal mengangkat rupiah, Senin (15/7)

WOW TODAY

Ikuti kami di
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved