Viral Medsos

Jadi Tersangka, Ini Alasan Wanita yang Ajak Tak Pasang Foto Presiden Bagikan Unggahannya

Pihak kepolisian telah menetapkan guru les yang mengusulkan untuk tidak memasang foto presiden dan wakil presiden di sekolah sebagai tersangka.

Jadi Tersangka, Ini Alasan Wanita yang Ajak Tak Pasang Foto Presiden Bagikan Unggahannya
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Polres Metro Jakarta Utara menetapkan Asteria Fitriani sebagai tersangka kasus ujaran kebencian, Kamis (11/7/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Pihak kepolisian telah menetapkan guru les yang mengusulkan untuk tidak memasang foto presiden dan wakil presiden di sekolah, Asteria Fitriani, sebagai tersangka kasus ujaran kebencian di media sosial, Kamis (11/7/2019).

Diketahui, usulan Asteria itu dibagikan di akun Facebook pribadinya pada 28 Juni 2019 dan menjadi viral di berbagai media sosial.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengungkapkan alasan Asteria membagikan usulannya tersebut melalui unggahan di Facebook.

Sosok Wanita yang Bikin Status di FB Minta agar Tidak Memasang Foto Presiden dan Wapres di Sekolah

Budhi menjelaskan, Asteria membuat unggahan itu karena masih terbawa emosi pasca-pemilu 2019.

Yang bersangkutan terpengaruh dengan lingkungan sekitar, terutama kondisi pasca-pemilu, dia masih terbawa emosi, sehingga belum bisa menahan dirinya sehingga melakukan posting-an tersebut," kata Budhi di kantornya, Kamis.

Diketahui, Asteria ditangkap pada Selasa (9/7/2019) atas laporan dari seorang warga berinisial TCS pada 1 Juli 2019 lalu.

"(Ditangkap) di tempat les, bimbingan belajar daerah Koja," ucap Budhi.

"Atas peristiwa tersebut kami berpendapat bahwa terhadap tersangka Asteria patut diduga telah melakukan pelanggaran pidana baik Undang Undang ITE maupun Undang Undang hukum pidana," kata Budhi, Kamis.

Asteria, dalam unggahan di Facebooknya dianggap telah menyebarkan ujaran kebencian, menyiarkan berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran, menghasut supaya tidak menuruti peraturan perundang-undangan, dan menghina sesuatu kekuasaan yang ada di Indonesia.

Budhi menjelaskan, penetapan tersangka atas Asteria ini juga sudah berdasarkan keterangan dari para ahli.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved