Terkini Daerah

Dua Tersangka Pelecehan Belasan Santri di Aceh Dihukum 90 Kali Cambuk atau Denda 900 Gram Emas

Kepolisian Resort Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan menjelaskan hukuman yang menjerat dua tersangka pelecehan belasan santri di Aceh.

Dua Tersangka Pelecehan Belasan Santri di Aceh Dihukum 90 Kali Cambuk atau Denda 900 Gram Emas
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Pemerkosaan di Aceh 

TRIBUNWOW.COM - Kepolisian Resort Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan menjelaskan hukuman yang menjerat dua tersangka pelecehan belasan santri di Aceh.

Dikutip dari Serambinews.com, Ari mengatakan bahwa pihaknya berhasil meringkus pimpinan dan guru di pesantren Aceh berinisial AI (45) dan MY (26).

Melalui konferensi pers, Ari mengatakan kedua tersangka dijerat dengan Pasal 47 Qanun Hukum Jinayat.

Komentar Jusuf Kalla soal Rancangan Qanun Poligami di Aceh: Legal dengan Syarat

Dalam pasal tersebut, AI dan MY dihukum dengan 90 kali cambuk di depan umum atau denda paling banyak 900 gram emas murni atau penjara 90 bulan.

Dijelaskan Ari, pihaknya berhasil meringkus AI dan MY setelah mendapat laporan dari sejumlah orang tua korban.

"Untuk kedua tersangka kini ditahan di Mapolres Lhokseumawe untuk proses hukum lanjutan," tegas Ari.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, didampingi Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambamg, memberi keterangan pers terkait dugaan pelecehan seksual sesama jenis dengan tersangkanya oknum pimpinan pesantren dan guru ngaji pada sebuah pesantren di Lhokseumawe, Kamis (11/7/2019).
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, didampingi Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambamg, memberi keterangan pers terkait dugaan pelecehan seksual sesama jenis dengan tersangkanya oknum pimpinan pesantren dan guru ngaji pada sebuah pesantren di Lhokseumawe, Kamis (11/7/2019). (Serambinews.com)

Dari serangkaian pengembangan dan pemeriksaan saksi, polisi mengindikasi ada 15 santri yang diduga menjadi korban.

Selain itu, ia mengimbau kepada orang tua murid yang merasa menjadi korban untuk segera melaporkannya ke aparat kepolisian.

Viral di Twitter, Puluhan Santri Berteriak saat HP Dirusak dengan Palu, Ini Kata Pihak Pesantren

Diberitakan sebelumnya dari Serambinews.com, Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang menjelaskan dari 15 santri yang terindikasi menjadi korban diperoleh informasi mulai September 2018 lalu.

Indra mengatakan, mulai saat itu lah jumlah korban terus bertambah.

Bahkan, ia menjelaskan dari keterangan pelaku, mengaku sudah melakukan pelecehan seksual berulang-ulang.

Keduanya mengaku melakukan pelecehan terhadap korban, ada yang tiga kali hingga tujuh kali.

Atas kejadian tersebut, AI dan MY di tahan di Mapolres Lhokseumawe, Aceh.

(TribunWow.com)

WOW TODAY

Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved