Breaking News:

Terkini Daerah

Pelaku Penusukan di Ancol Berhasil Ditangkap, Mengaku Tak Ada Dendam dan Mabuk saat Lakukan Aksinya

Kedua pelaku penusukan di Ancol sudah berhasil ditangkap. Kedua pelaku sempat melarikan diri ke luar kota karena panik.

Penulis: AmirulNisa
Editor: Claudia Noventa
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kedua pelaku penganiayaan berujung kematian terhadap Hilarius Ladja (31) saat diekspos di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Pelaku penusukan yang terjadi di Pantai Ancol, Jakarta, berhasil diamankan pada Jumat (5/7/2019).

Diketahui, pelaku yang berjumlah dua orang melarikan diri ke luar kota setelah melakukan aksi penusukan pada pada Minggu (30/6/2019).

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, pelaku mengaku panik setelah melakukan penusukan hingga menghilangkan nyawa korban, Halirius Ladja (31).

Kedua pelaku bernama Alfredo Arnando Huwarle alias Aped (30) dan Jadri Pelamonia (27) mengaku saat kejadian tengah dalam keadaan mabuk.

Bukan karena Kesal Diganggu, Ini Motif Sebenarnya Pelaku Bunuh Bocah 9 Tahun yang Tewas di Bak Mandi

Saat kejadian, Aped yang memerintahkan Jadri untuk menusuk Hilarius.

"Saya enggak berpikir meninggal cuma teguran doang. Spontan korban enggak bisa ditenangin," ucap Aped di Mapolres Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019).

Kedua pelaku mengaku tidak memiliki dendam apapun pada korban dan mengaku apa yang dilakukan di bawah pengaruh alkohol.

Setelah penusukan tersebut Jadri melarikan diri hingga ke Yogyakarta atas perintah Aped.

"Dia panik, saya panik juga," ucap Aped.

Para Pelaku Pembunuhan di Pantai Beachpool Taman Impian Jaya Ancol setelah diamankan oleh pihak berwajib di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019).
Para Pelaku Pembunuhan di Pantai Beachpool Taman Impian Jaya Ancol setelah diamankan oleh pihak berwajib di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). ((JIMMY RAMADHAN AZHARI))

Namun, kedua pelaku tersebut diamankan di dua lokasi yang berbeda.

Cerita Korban Penusukan di Manado yang Videonya Viral, Sebut Pelaku Berniat Lakukan Hal Lebih Parah

Aped ditangkap lebih dulu di Tanjung Priok pada Selasa (2/7/2019), sedangkan Jadri diamankan di tempat pelariannya di Yogyakarta, Jumat.

Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto menjelaskan, bahwa Aped pertama kali kabur ke Kota Bandung.

"Kemudian (Jadri) kabur ke Bandung, di Bandung tidak bertemu dengan teman yang lainnya kemudian disuruh lagi oleh aktor intelektualnya ini untuk kabur lagi ke Jogja," ucap Kombes Budhi Herdi Susianto di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019).

Untuk senjata tajam yang digunakan pelaku, Jadri mengaku memang selalu membawa pisau saat pergi kemanapun.

"Sudah lama pak dari 2015 sudah saya bawa," ucap Jadri.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat 3 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP dan Pasal 221 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa pisau, pakaian korban, jam tangan bernoda darah, batu hebel bernoda darah, dan handphone.

Lokasi Penemuan Jenazah Thoriq Pendaki yang Hilang di Gunung Piramid, Dikenal dengan Punggung Naga

Kronologi Kejadian

Pelaku datang secara tiba-tiba, lalu menikam Halirius berkali-kali, hingga bersimbah darah.

Saat aksi tersebut terjadi, orang-orang yang berada di sekitar langsung melerai.

"Jadi korban dan kawan-kawan ini kan lagi minum, di pinggir pantai Ancol. Kemudian datang orang tidak dikenal terus langsung menyerang korban," ucap Kombes Budhi Herdi Susianto, Senin (1/7/2019).

“Korban langsung kena luka tusuk, enggak lama langsung dilerai terus pelaku kabur,” ucap Budhi, dikutip dari Wartakotalive.com, Selasa (2/7/2019)

Setelah penusukan tersebut, para saksi langsung melaporkan kejadian pada pihak Ancol.

Korban langsung dibawa menggunakan ambulans Ancol menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Senen, Jakarta Pusat.

Penjelasan Polisi soal Foto Viral 3 Pria yang Diduga Tersangka Pembunuhan Anggota TNI Kopda Lucky

Namun naas nyawa korban tidak dapat diselamatkan saat tiba di rumah sakit.

“Korban dibawa ke rumah sakit tapi karena luka tusuknya udah banyak, darah sudah habis, korban akhirnya meninggal di rumah sakit,” ucap Budhi.

(TribunWow.com/Ami)

WOW TODAY:

Tags:
AncolKasus Penusukan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved