Pilpres 2024
Berikut Daftar Lengkap Nama 15 Tokoh yang Berpotensi Maju di Pilpres 2024, Versi LSI Denny JA
Lembaga Riset Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis 15 nama tokoh yang dinilai berpotensi maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024-2029 nanti.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Lembaga Riset Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis 15 nama tokoh yang dinilai berpotensi maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024-2029 nanti.
Hal itu dikatakan peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar dalam konferensi pers di Kantor LSI, Selasa (2/7/2019) siang.
"Kita sudah mencoba move on untuk the next president di 2024 nanti ke depan," ujar Rully, seperti dikutip TribunWow dari Kompas.com, Kamis (4/7/2019).
Disampaikannya bahwa ada tiga kriteria dalam menentukan nama-nama kandidat.
Yaitu, popularitas di atas 25 persen, berasal dari empat sumber rekrutmen dan penilaian subyektif dari peneliti LSI Denny JA.
• Namanya Disebut Jadi Kandidat Calon Presiden 2024, Ridwan Kamil: Nanti Lihat Akhir Masa Jabatan Saya
Berikut daftar lengkap nama 15 tokoh yang berpotensi maju di Pilpres 2024-2029, versi LSI Denny JA
Kelompok kepala daerah
1. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
2. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
3. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
4. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
5. Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok
Kelompok pimpinan partai politik
6. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto
7. Mantan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno
8. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto
9. Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono
10. Mantan Ketua Fraksi PDI-P Puan Maharani
11. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar
• Nasdem Mengaku Inginkan 11 Kursi Menteri di Kabinet Jokowi 2019-2024: Kan Suara Lebih Besar
Kelompok pejabat pemerintah
12. Menteri Keuangan Sri Mulyani
13. Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan
14. Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian
15. Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo
Menanggapi hal tersebut, sejumlah tokoh lantas turut memberikan tanggapan.
Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan tanggapan saat namanya masuk dalam daftar kandidat Pilpres 2024.
Dikutip dari Kompas.com, Anies mengatakan belum sepantasnya membicarakan calon presiden (capres) tahun 2024.
Hal itu dikatakan Anies saat di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019).
"Wong tahun 19 (2019) saja belum pelantikan, sudah tahun 24 (2024)," ujar Anies.
Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil turut memberikan tanggapan saat namanya masuk dalam kandidat capres 2024 versi riset LSI Denny JA.
Dikutip dari Kompas.com, Ridwan Kamil mengatakan tak ingin terlalu menanggapi riset tersebut.
Sebab ia ingin fokus pada tugasnya selama masih menjabat menjadi gubernur.
Namun demikian, dirinya juga tidak menutup peluang terlibat dalam pilpres kalau mendapat banyak dukungan dari masyarakat.
" Jadi saya pribadi, saya fokus jadi Gubernur Jabar membawa kemajuan perubahan dan nanti lihat di akhir masa jabatan saya," ujar Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Bandung, Rabu (3/7/2019).
"Kalau masyarakat mengapresiasi dan ada hasilnya, saya kira hal lain bisa mengikuti," sambungnya.
• Tanggapan Ridwan Kamil saat Fotonya dengan Ganjar Pranowo Berbuah Doa agar Maju Pilpres 2024
Terkait itu, Ridwan Kamil mengatakan sebenarnya masih banyak yang lebih layak dijadikan kandidat di Pilpres 2024 mendatang.
"Intinya, tidak terlalu saya pikirkan dan masih jauh dan masih banyak yang lebih layak untuk kondisi sekarang," ungkap Ridwan Kamil.
"Sekarang saya lagi fokus memastikan Jabar juara lahir batin," imbuhnya.
Selain itu, mantan Wali Kota Bandung ini juga menyatakan masih terlalu dini jika membicarakan siapa kandidat yang akan diajukan pada pilpres lima tahun mendatang.
"Ini masih 2019, sudah ngomongin 2024 menurut saya terlalu jauh," tegas Ridwan Kamil.
"Saya masih gubernur baru, saya belum punya pengalaman mengurusi hal multidimensi," tandasnya.
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok disebut masuk dalam kandidat capres 2024.
Namun demikian, peluang Ahok berlaga pada Pilpres 2024 dinilai berat. Statusnya sebagai narapidana kasus penodaan agama merupakan penyebabnya.
Dikutip dari Kompas.com, hal itu dikatakan oleh Pengamat Hukum dan Tata Negara, Irman Putra Sidin.
"Dilihat dari ancamannya, dari UU itu ya ancamannya 5 tahun. Mau vonisnya 2 tahun atau 6 bulan, itu soal lain, bukan itu yang dimaksud," kata Irman, Kamis (12/7/2019).
(TribunWow.com)
WOW TODAY: