Breaking News:

Pilpres 2019

Bertemu Tim Hukum Kubu 01, Jokowi Ungkapkan Sejumlah Hal, Singgung Pengacara Tim 02

Presiden Joko Widodo rupanya turut menyaksikan jalannya sidang sengketa Pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi lewat televisi.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Capres petahanan Joko Widodo saat mendatangi kediaman cawapresnya Kiai Haji Maruf Amin di Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) malam. Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin akan menyampaikan pidato terkait hasil sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) di Bandara Halim Perdanakusuma 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo rupanya turut menyaksikan jalannya sidang sengketa Pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi lewat televisi.

Jokowi pun mengapresiasi kinerja tim hukum pasangan calon 01 yang telah berjuang memenangkan dirinya dan Ma'ruf Amin.

Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Jokowi saat menggelar pertemuan tertutup dengan seluruh anggota tim kuasa hukum 01 di Istana Kepresidenan, Bogor, Senin (1/7/2019) malam.

"Beliau menerima dan mengapresiasi kerja-kerja tim kuasa hukum, sangat baik dia bilang. Karena dia memantau dari televisi. Memantau semua persidangan-persidangan yang ada di televisi," kata Sekretaris Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Ade Irfan Pulungan kepada wartawan usai pertemuan.

Gerindra Beberkan Pilihan Sikap Oposisi atau Tidak, Singgung PDIP yang Keras meski di Pemerintahan

"Tadi ada kata-kata yang menarik dari Pak Jokowi. Dia melihat ini dalam persidangan itu sepertinya tidak seimbang katanya. Sambil lelucon," tutur Irfan.

Irfan pun menilai pendapat Jokowi soal tim hukum yang tak seimbang itu wajar.

Sebab, ia menilai tim hukum paslon 02 Prabowo-Sandi memang tak siap dalam membeberkan bukti serta saksi di muka persidangan.

Sebaliknya, tim hukum 01 sangat siap mengantisipasi tudingan kecurangan yang dilemparkan kubu Prabowo-Sandiaga Uno itu.

"Kami sangat siap untuk mengantisipasi persoalan yang ada di persidangan, yaitu bukti-bukti yang kami sampaikan. Dan ahli, juga jawaban-jawaban terhadap bantahan dari paslon 02 yang diwakilkan tim kuasa hukumnya," kata Irfan.

Cawagub DKI yang Sudah Ditetapkan Tak Boleh Mundur, Harus Bayar Denda Rp 50 Miliar jika Langgar

Hal serupa disampaikan anggota tim hukum lainnya, I Wayan Sudirta.

Wayan mengatakan, Jokowi menilai bukti yang diajukan Prabowo-Sandiaga tidak jelas.

"Pembuktian lawan sumir dan sangat tidak seimbang dengan kita," kata Wayan menirukan pernyataan Jokowi. (Kompas.com/Ihsanuddin)

WOW TODAY:

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tim Hukum 01: Kata Pak Jokowi, Sidang di MK Tak Seimbang"

Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved