Breaking News:

Terkini Daerah

Tersesat di Tengah Kebun Teh setelah Pakai Aplikasi Peta Digital, Wisatawan Ini Dievakuasi Polisi

Maksud hati ingin mencari petunjuk arah dengan menggunakan aplikasi peta digital, Novian dan keluarga tersesat di tengah perkebunan teh.

Editor: Astini Mega Sari
Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo
Ilustrasi kebun teh - Para pemetik daun pucuk teh sedang bekerja di Perkebunan Teh Dewata, Gunung Tilu, Ciwidey, Jawa Barat, Rabu (29/4/2015). Para pemetik daun pucuk teh bekerja setiap hari sejak pukul 07.00 - 14.00 WIB dan menghasilkan 50 kilogram daun. 

TRIBUNWOW.COM - Maksud hati ingin mencari petunjuk arah dengan menggunakan aplikasi peta digital, wisatawan asal Tanggerang Selatan, Novian dan keluarga tersesat di tengah perkebunan teh di wilayah kaki Gunung Papandayan, tepatnya di blok Perkebunan Tibet perbatasan Kabupaten Garut dan Kampung Papandayan, Desa Neglawangi, Jumat (07/06/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Peristiwa ini berawal saat Novian dan keluarganya hendak bermaksud mengunjungi Kawah Papandayan Garut dengan mengendarai mobil.

Novian berkendara melalui Jalan Pangalengan - Neglawangi Kabupaten Bandung untuk mencari arah dan menggunakan aplikasi peta.

Angka Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2019 Turun Lebih dari 50 Persen, Ini Kata Kemenhub

"Akan tetapi bukannya sampai ke tujuan, malah tersesat ke jalan perkebunan teh atau hutan dengan medan jalan tanah dengan bebatuan yang rusak dan sempit. Sehingga mobil yang dikendarai sedikit trouble," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/6/2019).

Saat menjelang malam, Novian dan keluarga mulai kebingungan. Beruntung masih ada sinyal seluler yang bisa digunakan.

Novian pun lantas menelfon call center Basarnas untuk meminta pertolongan penjemputan. Kemudian dari Basarnas menyambungkan ke piket Polsek Kertasari.

"Laporan diterima pada pukul 21.00 WIB, oleh Brigadir Falah, kemudian Brigadir Falah meminta Novian untuk mengirimkan ulang koordinat dimana dirinya tersesat," jelasnya.

Kena Dampak Sistem One Way, Pengguna Jalan dari Tangerang ke Bandung Tempuh Perjalanan hingga 10 Jam

Berbekal informasi tersebut, tiga personel dibantu dua warga Kampung Papandayan, melakukan pencarian wisatawan tersebut.

Sekitar pukul 01.15 WIB dini hari akhirnya Novian beserta keluarga dapat ditemukan.

"Karena kendaraan sedikit trouble dan mobil harus didorong, petugas kepolisian bersama warga menyisir jalan yang berlobang dan berbatu untuk dirapihkan agar mobil bisa melintas menuju ke jalan utama," jelasnya.

Kapolsek Kertasari, Ipda Yoni Agustina mengimbau kepada wisatawan atau pemudik yang akan menuju tempat tujuan untuk lebih berhati-hati ketika hendak melakukan perjalanan.

"Jangan terlalu percaya sepenuhnya pada aplikasi ponsel. Wilayah Kertasari yang bergunung-gunung sering menyebabkan aplikasi ponsel yang menggunakan sinyal internet sering terganggu. Jika ragu, lebih baik tanyakan langsung ke kantor polisi," katanya.

(Agie Permadi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gunakan Aplikasi Peta Digital, Wisatawan Ini Tersesat di Tengah Kebun Teh hingga Dievakuasi Polisi

WOW TODAY:

Sumber: Kompas.com
Tags:
kebun tehGarutKabupaten Bandung
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved