Terkini Nasional

Tersangka Aksi 21 Mei Dibayar 150 Juta untuk Upaya Pembunuhan Pejabat dan Pimpinan Lembaga Survei

M. Iqbal memberikan keterangan soal aksi yang terjadi pada 21 dan 22 Mei di mana tersangka diminta untuk membunuh pejabat dan pimpinan lembaga survei.

Tersangka Aksi 21 Mei Dibayar 150 Juta untuk Upaya Pembunuhan Pejabat dan Pimpinan Lembaga Survei
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal 

HK lalu menyerahkan dua senjata tersebut pada tiga rekannya yakni AZ,TJ, dan IR.

TJ bertugas untuk membunuh dua tokoh nasional.

"Saya tak sebutkan di depan publik. Kami TNI Polri sudah paham siapa tokoh nasional tersebut," kata Iqbal.

Lalu pada 12 April, HK kembali mendapat perintah lagi untuk membunuh dua tokoh nasional lainnya.

"Jadi, ada empat target kelompok ini menghabisi nyawa tokoh nasional," ujarnya.

Sementara AZ diminta untuk membunuh satu pimpinan lembaga survei.

"Tersangka sudah beberapa kali menyurvei rumah tokoh tersebut," kata Iqbal.

Lihat videonya:

Pemerintah Tak Akan Beberkan Dalang Kerusuhan 22 Mei?

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengakui bahwa pemerintah dan kepolisian tidak akan berani mengungkap 'dalang' di balik aksi Rabu (22//5/2019) atau dikenal dengan aksi 22 Mei di Jakarta.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved