Pilpres 2019

Kata 3 Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi soal Gugatan Sengketa Pilpres Prabowo-Sandi

Kubu pasangan calon (paslon) 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), berikut tanggapan 3 mantan MK

Kata 3 Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi soal Gugatan Sengketa Pilpres Prabowo-Sandi
Kompas.com
Gedung Mahkamah Konstitusi 

TRIBUNWOW.COM - Kubu pasangan calon (paslon) 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) soal hasil pemilihan presiden, Jumat (24/5/2019) malam.

Gugatan tersebut diajukan pada hari terakhir yang ditetapkan oleh MK yakni 3 hari setelah pengumuman hasil rekapitulasi dari KPU pada Selasa (21/5/2019).

Awalnya, kubu Prabowo-Sandi sempat enggan mengajukan sengketa ke MK karena dianggap sudah tidak percaya pada lembaga tersebut.

Polemik gugatan Prabowo-Sandi ke MK pun turut diberikan komentar oleh para mantan Ketua MK.

Berikut ini tiga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi yang angkat suara soal polemik gugatan pilpres Prabowo-Sandi.

Head to Head Pengacara Prabowo-Sandi yang akan Tarung dengan KPU dan Tim TKN, 8 Orang Vs 56 Orang

1. Mahfud MD

Tak hanya berkomentar soal gugatan Prabowo-Sandi ke MK, Mahfud MD bahkan sempat mengatakan Prabowo-Sandi bisa unggul dari paslon Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Pernyataan tersebut berulangkali disampaikan Mahfud melalui sejumlah tayangan televisi.

Saat itu pernyataan Mahfud MD dikatakan setelah hasil rekapitulasi KPU keluar namun paslon Prabowo-Sandi belum memberikan gugatan ke MK.

Menurut Mahfud saat itu, jika dilaporkan, bisa saja angka tersebut terbalik untuk Jokowi dan Prabowo, Rabu (22/5/2019).

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved