Terkini Ibu Kota
Fakta Ambulans Berlogo Gerindra di Aksi 22 Mei, Menunggak Pajak hingga Dibekali Rp 1,2 Juta
Mobil ambulans berloga Partai Gerindra yang berisi batu menjadi polemik dalam aksi 22 Mei, berikut penjelasan pihak kepolisian.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Mobil ambulans berloga Partai Gerindra yang berisi batu menjadi polemik dalam aksi 22 Mei.
Ambulans tersebut ditemukan di tengah aksi yang berlogo Gerindra Kota Tasikmalaya.
Dilansir oleh Kompas.com, berikut ini fakta dari ambulans Partai Gerindra tersebut.
1. Menunggak Pajak
Melalui situs resmi Samsat Jakarta, ambulans ini diketahui menunggak pajak kendaraan bermotor.
Pajak tersebut menunggak sejak tahun 2015 silam di bulan Februari.
Selain itu, kelengkapan mobil yakni STNK juga telah habis masa berlaku di Februari 2018.
• Sudah Kantongi Identitas Terduga Pembakar Polsek Tambelangan, Kapolda Jatim: Ada Nama dan Fotonya
2. Orang yang Berada dalam Ambulans
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono melalui keterangan persnya mengatakan ada tiga orang yang diamankan bersama dengan ambulans tersebut, Kamis (23/5/2019).
Tiga orang tersebut yakni Y sebagai sopir, Sekreatis DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya berinisal I, serta Wakil Sekretaris Partai Gerindra berinisial O.
Mereka berangkat dari Tasikmalaya yang dikirim ke Jakarta.
Lalu, saat tiba di Jakarta, ada dua penumpang ambulans yakni HS dan SGC yang merupakan simpatisan Gerindra dari Riau.
3. Diperintahkan Ketua DPC Partai Gerindra Tasikmalaya
Argo mengatakan, Ketua DPC Partai Gerindra Tasikmalaya disebut adalah orang yang memerintahkan ambulans tersebut untuk dibawa ke Jakarta.
"Ada instruksi (Ketua DPC Gerindra Tasikmalaya) berangkat ke Jakarta," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (24/5/2019).
• Kominfo Batasi Penggunaan Media Sosial, Menkominfo Rudiantara: Saya Merasakan Dampak yang Saya Buat