Pilpres 2019

PPP Ingin Dapatkan Tambahan Jatah Kursi Menteri, Arsul Sani: Kami Ikut Berjuang Bersama dari Awal

Arsul Sani mengatakan pihaknya berkeinginan mendapatkan tambahan portofolio kursi menteri di pemerintahan Joko Widodo periode 2019-2024.

PPP Ingin Dapatkan Tambahan Jatah Kursi Menteri, Arsul Sani: Kami Ikut Berjuang Bersama dari Awal
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Sekjen PPP, Arsul Sani 

TRIBUNWOW.COM - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani mengatakan pihaknya berkeinginan mendapatkan tambahan portofolio kursi menteri di pemerintahan Joko Widodo periode 2019-2024.

"PPP ingin portolionya bertambah di pemerintahan mendatang. Kalau portofolionya apa, terserah Pak Presiden nanti," kata Arsul saat ditemui di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Menurut Arsul, pada Pemilu 2014 PPP tak ikut berkerja memenangkan Jokowi, namun mendapatkan satu jatah kursi menteri yaitu Menteri Agama.

BPN: Tak Ada Satupun Statement Pak Prabowo yang Menjurus ke Makar

Saat ini, kata dia, PPP membantu memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf maka harusnya mendapatkan apresiasi lebih.

"Kalau ini kan PPP ikut berjuang bersama-sama di awal. Bahkan PPP masuk sebagai partai yang pertama-tama mendeklarasikan dukungan kepada pak Jokowi," ujarnya.

Sebelumnya, dari hasil rekapitulasi yang ditetapkan KPU, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang atas paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen.

Cak Imin Sodorkan 20 Nama ke Jokowi untuk Dipilih Jadi Menteri

Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen.

Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen. (Kompas.com/Haryanti Puspa Sari)

WOW TODAY:

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Menang, PPP Ingin Tambah Jatah Kursi Menteri"

Ikuti kami di
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved