Pilpres 2019

PAN Akui Kemenangan Jokowi, Yunarto Wijaya Nilai Bukan soal Koalisi: Ini Masalah Akal Sehat

Pengamat Politik Yunarto Wijaya tanggapi pernyataan Ketua Umum PAN yang mengakui kemenangan pasangan calon Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

PAN Akui Kemenangan Jokowi, Yunarto Wijaya Nilai Bukan soal Koalisi: Ini Masalah Akal Sehat
Capture YouTube Live metrotvnews
Pengamat Politik Yunarto Wijaya memberikan tanggapan terkait pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengakui kemenangan pasangan calon Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Yunarto Wijaya memberikan tanggapan terkait pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengakui kemenangan pasangan calon Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Diberitakan TribunWow.com dari siaran langsung 'Presiden Pilihan Kita' di saluran YouTube metrotvnews, Selasa (21/5/2019), Yunarto menyoroti pernyataan tersebut yang menurutnya disampaikan terlalu cepat.

"Saya melihat begini, biasanya setelah ditetapkan resmi baru akan mulai ada statement yang mengaku hasil dari KPU atau kemudian berbicara mengenai masuk ke koalisi yang lain, katakanlah koalisi pemenang," kata Yunarto.

"Tetapi kalau kita lihatkan sebenarnya statement-statement dari beberapa anggota PAN terkait dengan secara implisit, telah minimal menerima hasil quick count dari KPU."

Menang Rekapitulasi Pilpres 2019, Jokowi: Kami adalah Pemimpin dan Pengayom 100% Rakyat Indonesia

"Tapi poin yang ingin saya katakan adalah kenapa apa yang kemudian diungkapkan oleh teman-teman Demokrat dan PAN itu terjadi lebih dulu dibandingkan dengan penetapan KPU," ungkap dia.

Yunarto menilai, pernyataan tersebut disampaikan lebih cepat dari biasanya karena adanya kondisi yang membuat mereka harus menggunakan 'akal sehat'.

"Menurut saya ini masalah akal sehat, istilah Rocky Gerung yang sayangnya sekarang diam saja," ujar Yunarto.

"Ketika melihat proses yang terjadi, dari quick count yang ditolak keseluruhannya, situng yang ditolak keseluruhannya, rekap berjenjang yang berasal dari TPS hingga nasional ditolak semuanya, sepertinya ada sesuatu yang di luar nalar sehat manusia."

"Dan kalau kemudian pihak-pihak yang ada di dalamnya terbawa dengan alur pemikiran yang aneh ini, resikonya sangat besar. Di hadapan konstituen, di hadapan seluruh masyaralat Indonesia, itu yang menyebabkan, menurut saya, beberapa teman-teman bahkan dari pendukung Prabowo-Sandi terlebih dulu sudah mulai berbalik arah," papar dia.

Bukan Pilpres, Zulkifli Hasan Sebut Saksi PAN Sempat Tak Tanda Tangan Hasil Pemilu karena Pileg

Yunarto menilai, pernyataan tersebut bukan karena masalah ingin bergabung ke koalisi atau mendapatkan jabatan tertentu dari pemenang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved