Orangtua dan Anak

Sindrom Baby Blues yang Dialami Ibu setelah Melahirkan, Begini Cara Menanganinya

Inilah gejala dan cara penanganan ibu yang terkena baby blues pasca-melahirkan bayi.

Sindrom Baby Blues yang Dialami Ibu setelah Melahirkan, Begini Cara Menanganinya
parenting.firstcry.com
Ilustrasi Sindrom Baby Blues 

TRIBUNWOW.COM - Istilah baby blues muncul karena kondisi psikologis dari ibu baru yang melahirkan bayinya.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (20/5/2019), menurut Fonda Kuswandi, S.Psi., Praktisi Hypno-birthing, Hypnobreastfeeding, Hypnoparenting dari Pro V Clinic Holistic Health Care Jakarta, setelah melahirkan, hormon-hormon kehamilan menurun drastis.

Lalu hormon tersebut diganti dengan produksi hormon-hormon untuk menyusui sehingga menimbulkan efek yang kurang nyaman.

Untuk melihat baby blues, berikut ini gejala yang sering ditampilkan oleh ibu baru yang dilansir oleh americanpregnancy.org.

10 Cara untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak, Tetapkan Aturan dan Konsisten

1. Waktu

Baby blues seringkali terjadi pada ibu baru di empat sampai liha hari setelah kelahiran.

Namun, bisa juga ada gejala yang lebih awal setelah kelahiran sang bayi.

2. Perasaan tak Menentu

Pada ibu baru, ada perasaan tak menentu yang sering muncul antara lain menangis tanpa alasan yang jelas, ketidaksabaran, kelelahan, mudang marah, kesedihan, serta perubahan suasana hati.

Selain itu ada pula yang merasa khawatir dirinya tak bisa menjadi ibu yang baik untuk anaknya.

Desain Rumah Tidak Ramah Anak, Raditya Dika Siap Renovasi untuk Kenyamanan Alea

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved