Terkini Daerah

Sempat Dijual Seharga Rp 750 Ribu, HP Korban Jadi Kunci Utama Polisi Tangkap Pembunuh IRT di Riau

Teka-teki kasus tewasnya Erna Widyawati (34), seorang ibu rumah tangga yang ditemukan terkapar dalam kondisi bersimbah darah akhirnya terkuak.

Sempat Dijual Seharga Rp 750 Ribu, HP Korban Jadi Kunci Utama Polisi Tangkap Pembunuh IRT di Riau
Tribunnews.com
Ilustrasi mayat. 

TRIBUNWOW.COM - Teka-teki kasus tewasnya Erna Widyawati (34), seorang ibu rumah tangga yang ditemukan terkapar dalam kondisi bersimbah darah akhirnya terkuak.

Jasada Erna ditemukan pada Rabu (30/4/2019) lalu di Jalan Manggis Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebinggi Tinggi, Kepulauan Meranti, Riau.

Pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Erna, yakni Tengku Indra Gunawan (19).

Penangkapan tersangka merupakan hasil dari penyelidikan pihak kepolisian terhadap ponsel milik korban yang tak dapat ditemukan di lokasi kejadian.

Terperangkap Jebakan Pelaku, Eko Tewas Dibunuh dan Jasadnya Dibakar setelah Diajak Senang-senang

Pelaku (mengenakan topeng) pembunuh IRT di Kepulauan Meranti saat keterangan pers di Mapolres Kepulauan Meranti Selasa (14/5/2019).
Pelaku (mengenakan topeng) pembunuh IRT di Kepulauan Meranti saat keterangan pers di Mapolres Kepulauan Meranti Selasa (14/5/2019). (Tribun Pekanbaru/Polres Kepulauan Meranti)

Ponsel yang sempat diambil oleh tersangka itulah yang menjadi kunci utama bagi petugas kepolisian untuk menemukan posisi tersangka.

Tersangka diketahui sempat menjual ponsel milik korban itu kepada pihak lainnya.

Ia menjual ponsel milik korban tersebut seharga Rp 750 ribu.

"Untuk melacak HP, kita bentuk tim dari Reskrim, Intel dan Resnarkoba. Karena kita juga coba gali kemungkinan ada keterkaitan dari seluruhnya," jelas Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek, seperti dikutip TribunWow.com dari Tribun Pekanbaru, Rabu (15/5/2019).

Mayat Pria Ditemukan Terbakar di Kebun Jagung Mojokerto, Ini Motif dan Kronologi Pembunuhannya

Akan tetapi, lantaran ponsel milik korban terkunci, maka tersangka harus membawanya ke tempat reparasi handphone.

"Setelah HP tersebut berhasil dibuka, ternyata isi dari HP tersebut adalah foto-foto milik korban, dan akhirnya pelaku mengakui perbuatannya," terangnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved