Pemilu 2019

Disebut Tak Serius Nyaleg, Budiman Sudjatmiko Akui Fokus Pilpres: Indonesia Lebih Besar dari Dapil

Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko disebut tak serius nyaleg sehingga dikabarkan kalah di Pileg 2019 dan gagal melanggeng ke Senayan.

Disebut Tak Serius Nyaleg, Budiman Sudjatmiko Akui Fokus Pilpres: Indonesia Lebih Besar dari Dapil
Tribunnews.com
Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko 

TRIBUNWOW.COM - Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko disebut tak serius nyaleg sehingga dikabarkan kalah di Pileg 2019 dan gagal melanggeng ke Senayan.

Hal ini seperti tampak dalam unggahan di akun Twitter @budimandjatmiko, Senin (29/4/2019).

Sebagaimana diketahui, Budiman merupakan caleg DPR RI Dapil Jawa Timur VII.

Sekjen PDIP Hasto: Partai Pendukung Jokowi-Maruf Dapat 349 Kursi DPR

Dalam pembahasan tersebut, awalnya warganet dengan akun @dwiprasetyo512 menyebutkan bahwa di daerahnya, di Panggul, Trenggalek, banyak masyarakat yang tak tahu kalau Budiman merupakan caleg dari dapil mereka.

Pasalnya, menurut warganet itu, tak ada baliho sama sekali yang menunjukkan bahwa Budiman seorang caleg dapil mereka.

Warganet itu bahkan berkelakar bahwa Budiman tak serius menjadi caleg.

"Bahkan di daerah saya, Panggul, Trenggalek, kebanyakan org tidak tahu kalau Mas Budiman berangkat dari dapil sini. Tidak ada baliho sama sekali.

Mungkin mas Bud memang tdk serius nyaleg?" tulis sang warganet.

Menanggapi itu, Budiman lantas mengakui bahwa konsentrasinya memang terpecah ke Pilpres.

Diketahui, Budiman memang merupakan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Budiman menyebutkan, kontestasi pilpres itu lebih penting karena menentukan arah Indonesia, daripada hanya sekedar dirinya menjadi DPR.

Budiman juga mengaku bahwa sumber daya yang ia miliki sangat terbatas, sehingga lebih baik jika digunakan untuk sesuatu yang lebih prioritas.

Budiman bahkan menyebutkan bahwa Indonesia itu lebih besar dari sekedar dapil.

"Pecah konsentrasi saya ke pilpres. Itu lbh menentukan arah Indonesia drpd saya jd DPR.

Sumber daya saya terbatas, lebih baik utk yg lebih prioritas. Indonesia lbh besar dr dapil," kicau Budiman.

Respons Budiman Sudjatmiko saat Andi Arief Menyebutnya Gagal Masuk Parlemen: Nanti Menang Lagi

 

Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko disebut tak serius nyaleg sehingga dikabarkan kalah di Pileg 2019 dan gagal melanggeng ke Senayan.
Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko disebut tak serius nyaleg sehingga dikabarkan kalah di Pileg 2019 dan gagal melanggeng ke Senayan. (Twitter @budimandjatmiko)

Seperti diberitakan TribunWow.com sebelumnya, Budiman Sudjatmiko dikabarkan gagal masuk ke parlemen.

Hal ini berdasarkan pada kicauan Mantan Kader Partai Demokrat, Andi Arief, @AndiArief__, Senin (29/4/2019).

Andi Arief menuliskan bahwa dirinya merasa terkejut dan prihatin karena Budiman dan satu kader PDIP lain, Eva Sundari gagal masuk senayan.

Pindah Haluan Dukung Jokowi, Bara Hasibuan Merasa Tak Langgar Aturan Partai

"Saya agak terkejut dan prihatin, dua sahabat saya yang bisa memberi warna di DPR dari PDIP kabarnya gagal memenuhi kursi.

Buat Budiman Sudjatmiko dan Eva Sundari, teruslah berjuang meski di luar Parlemen," tulis Andi Arief.

Kicauan tersebut lantas mendapatkan sejumlah reaksi dari warganet.

Satu di antaranya adalah akun @FSariandi yang menautkan akun Budiman.

"Serius om @budimandjatmiko ? Duuuh," kata warganet itu.

Budiman lantas memberikan tanggapannya.

Ia menyebut bahwa menang dan kalah adalah hal yang biasa.

"Pernah menang, pernah kalah. Biasa aja. Nanti menang lagi. Itu juga biasa," tulis Budiman yang juga menautkan emoticon senyum dalam kicauannya itu.

Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko memberikan tanggapan atas kicauan Mantan Kader Partai Demokrat, Andi Arief yang sebut Budiman gagal masuk ke parlemen.
Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko memberikan tanggapan atas kicauan Mantan Kader Partai Demokrat, Andi Arief yang sebut Budiman gagal masuk ke parlemen. (Twitter @budimandjatmiko)

 

Setelah Prabowo, Kini Giliran Jokowi yang Disalami dan Disapa Siap Presiden, Lihat Videonya

Sementara dalam kicauan lain Budiman lantas menuliskan quote.

""Dalam perang, kita mati sekali. Dalam politik, kita mati berkali2"
--Winston Chutchill--

(Catatan: utk bisa mati berkali2, seseorang pasti pernah hidup berkali2)," tulisnya.

"tapi jangan mati nalar dan mati dalam berkarya Mas," warganet dengan akun @tw_kurnia menanggapi.

Unggahan Budiman Sudjatmiko
Unggahan Budiman Sudjatmiko (Twitter @budimandjatmiko)

Membahas hal tersebut, Budiman lantas menyebutkan bahwa dirinya tahu batas diri.

Budiman menyebutkan, dirinya pernah meminta Sekjen PDIP untuk tak kembali dicalonkan pada Pileg 2019 karena sudah menjadi anggota DPR selama 2 periode.

Budiman mengaku, dirinya memiliki ketertarikan lain di bilang inovasi sosial dan teknis Revolusi 4.0.

"Saya tahu batas diri saya. Krn itu saya dulu minta izin Sekjen @PDI_Perjuangan utk tdk mencalegkan lagi pd 2019 setelah pernah jd wakil rakyat 2 periode.

Passion saya sdh ke yg lain. Mencari tantangan2 baru dlm inovasi sosial & teknis #Revolusi40," tulis dia.

 

Bara Hasibuan Pindah Haluan Dukung Jokowi, PAN akan Minta Klarifikasi

Budiman juga tampak kembali berkicau soal mati dalam politik.

Budiman menyebutkan bahwa dirinya pernah mati dalam pertarungan kebebasan, namun hidup kembali pada 1998, saat revormasi.

Budiman menyebutkan bahwa hidupnya berlanjut demi kesetaraan melalui UU Desa dan juga untuk periode keduanya di DPR.

Namun, kini ia mati (tak lolos parlemen), dan siap untuk hidup kembali.

"Saya dulu "mati" dlm pertarungan Kebebasan, lantas "hidup" lagi di 1998.

"Hidup" berlanjut demi Kesetaraan lewat @UUDesa & lanjut "hidup" u/ periode ke 2.

Kini saya "mati", tp siap u/ "hidup" lagi bertarung u/ Kemajuan.

1 hal pasti: hidupku tdk membosankan," tulis Budiman.

Dalam kicauan lain, Budiman juga mengaku bahwa 'mati' yang ia rasakan berbeda dengan 'mati' pada 1996.

Ia lantas menyebutkan, jika menang juga rasanya juga pasti akan berbeda dari 'hidup' pada momen 'hidup' di waktu sebelumnya.

UPDATE Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Senin 29 April: Jokowi-Maruf Unggul, Data Masuk 50,19%

Unggahan twitter Budiman Sudjatmiko
Unggahan twitter Budiman Sudjatmiko (Twitter @budimandjatmiko)

"Emosinya gak seseru waktu "mati" 1996 dulu. "Mati" yg sekarang ini rasanya tawar.

Mungkin andai pun menang, menangku pun tawar rasanya (gak spt waktu Soeharto jatuh 1998, lolos DPR pertamakali 2009 & @UUDesa gol pd akhir 2013)," kicau Budiman.

Sebagaimana diketahui, Budiman Sudjatmiko maju dalam Pileg 2019 di dapil Jawa Timur VII.

Sebelumnya, Budiman Sudjatmiko memang dikenal sebagai anggota DPR dengan masa bakti 1 Oktober 2014-1 Oktober 2019 setelah meraih suara tinggi saat Pileg 2014 di Dapil Jawa Tengah VIII.

(TribunWow.com/Nanda)

WOW TODAY

Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved