Pemilu 2019
Soroti Banyaknya Petugas KPPS yang Meninggal dan Sakit Pasca-Pemilu, AHY: Kita Harus Evaluasi
Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) menyampaikan ucapan duka cita atas banyaknya petugas KPPS yang meninggal dan jatuh sakit.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan ucapan duka cita atas banyaknya petugas KPPS yang meninggal dan jatuh sakit.
Beritakan TribunWow.com, hal tersebut seperti tampak dalam unggahan AHY di akun Twitter @AgusYudhoyono, Jumat (26/4/219).
Dalam kicauannya, AHY menyampaikan turut berduka cita dan mendoakan petugas KPPS yang meninggal dunia.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya pada petugas KPPS yang sampai jatuh sakit demi terselenggaranya pemilu serentak ini.
AHY menilai mereka semua sebagai pahlawan demokrasi.
• Kredibilitas Yunarto Dipertanyakan karena Foto Bersama Jokowi, Dedek Prayudi: Lantas Real Count BPN?
Lebih lanjut, AHY menegaskan perlu adanya evaluasi bersama penyelenggaraan pemilu ini.
Ia juga menyampaikan harapan agar ke depan Demokrasi semakin sehat dan pemilu semakin berkualitas, jujur, adil dan bermartabat.
"Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya para petugas KPPS dan aparat di berbagai daerah.
Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Apresiasi dan rasa terima kasih kami juga ucapkan kepada mereka yang telah berjasa dalam penyelenggaraan Pemilu serentak ini, bahkan sampai jatuh sakit.
Sejatinya mereka adalah pahlawan demokrasi. #PahlawanPemilu
Sebagai bangsa, kita harus evaluasi bersama penyelenggaraan Pemilu 2019.
Semoga ke depan Demokrasi kita semakin sehat, Pemilu kita juga semakin berkualitas, jujur, adil, dan bermartabat," tulis AHY.
• Kwik Kian Gie Sebut Indonesia Belum Siap Berdemokrasi: Mengejar HAM Harus Membunuh HAM

Sebagaimana diberitakan Kompas.com, data KPU per Kamis (25/4/2019) pukul 18.00 WIB menyebutkan, jumlah anggota KPPS yang meninggal dunia terus bertambah menjadi 225 orang.
Selain itu ada 1.470 anggota KPPS yang dilaporkan sakit.
Anggota KPPS yang meninggal maupun sakit sebagian besar disebabkan karena kelelahan dan kecelakaan.
Disebutkan, KPU akan memberikan santunan kepada keluarga petugas KPPS yang emninggal dunia dan sakit itu.
Ketua KPU Arief Budiman menyebutkan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga telah menyetujui usulan KPU soal pemberian santunan ini.
Namun, untuk besaran anggaran santunan yang disetujui, Arief Budiman menyebutkan masih bulan ada angka pasti yang disetujui Kemenkeu.
"Kemarin kita sudah rapat (dengan Kemenkeu). Sampai dengan hari ini, prinsipnya (usulan santunan) sudah disetujui," kata Arief di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).
"Tinggal Kementrian Keuangan akan menetapkan besarannya berdasarkan usulan kita, cuma saya belum update apakah usulan kita disetujui seratus persen atau tidak," sambugnya.
• Siap Bertemu Maruf Amin, Sandiaga: Kalau Beliau Ingin Ketemu Sekarang, Saya Langsung Berangkat
Diusulkan KPU, besaran santunan untuk keluarga petugas KPPS yang meninggal dunia akan berkisar antara Rp 30-36 juta.
Sementara untuk yang kecelakaan sehingga menyebabkan kecacatan akan dialokasikan sebesar Rp 30 juta.
Dan untuk korban yang luka, besaran santunan yang akan diberikan adalah Rp 16 juta.
(TribunWow.com/Nanda)
WOW TODAY: