Pilpres 2019
Fadli Zon Curiga Kubu Jokowi-Maruf Bayar Sejumlah Lembaga Survei
Fadli Zon curiga pihak Joko Widodo-Ma'ruf Amin membayar sejumlah lembaga survei.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon curiga pihak Joko Widodo-Ma'ruf Amin membayar sejumlah lembaga survei.
Awalnya, dia mengatakan survei dari lembaga Puskaptis sesuai dengan survei internal BPN Prabowo-Sandiaga.
Pada survei Puskaptis, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf 45,37 persen sementara Prabowo-Sandiaga 47,59 persen.
• Lihat Reaksi Megawati dan Puan Maharani saat Jokowi Targetkan 90 Persen Suara di Kota Solo
Fadli kemudian diminta pendapat mengenai survei tersebut yang berbeda dengan survei kebanyakan.
"Karena kan mayoritas survei itu mungkin dibayar oleh paslon 01, menjadi tim kampanye paslon 01 itu. seolah-olah independen," ujar Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2019).
Fadli mengaku sejak dulu kerap menantang lembaga survei untuk mengumumkan penyokong dananya.
Terlebih lagi jika lembaga survei tersebut juga menyediakan jasa sebagai konsultan politik.
Lembaga yang seperti itu dinilai berpotensi menggunakan survei sebagai propaganda.
• Pendukung Tertawa saat Prabowo Sebut Emak-emak di Palembang Nakal: Baju Saya Ditarik-tarik
"Sebisa mungkin mereka mencari cara untuk menjadikan hasil survei itu sebagai alat propaganda," kata dia.
Ketidakpercayaan Fadli terhadap lembaga survei semakin menjadi setelah Pilkada DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Menurut dia pada saat itu lembaga survei meleset jauh dari hasil penghitungan akhir.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Fadli Zon Curiga Mayoritas Survei Dibayar Kubu Jokowi-Ma'ruf
WOW TODAY:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/fadli-zon_20180924_135517.jpg)