Terkini Daerah
Sengketa Tanah Warisan, Lelaki di Makassar Tega Tikam Saudaranya dan Dibalas dengan Bakar Rumah
Dua saudara terlibat adu mulut yang kemudian berujung pada aksi tikam dan bakar rumah di antara keduanya.
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Mariana Dg Tacu dan sepupunya, Niba Daeng Lino terlibat adu mulut yang kemudian berujung pada aksi tikam dan bakar rumah di antara keduanya.
Dikutip dari Tribun Timur, pada Rabu (27/3/2019), kejadian tersebut bermula ketika kedua belah pihak berebut tanah warisan dan hubungan di antara keduanya menjadi renggang.
Keterangan terkait permasalah di antara kedua belah pihak ini diungkapkan oleh pihak Polres Makassar melalui Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Dwi Ari Wibowo.
"Latar belakangnya, ini sebenarnya persoalan lama dan ini masih dalam satu keluarga," ucap Dwi.

Rumah Jumalang, terduga pelaku penikaman terhadap ibu dan anak di RW 9 Timbuseng, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar, dibakar keluarga korban, Selasa (26/3/2019) sore. (muslimin emba/tribun timur)
Mariana dan Niba kemudian terlibat cekcok ketika pada Selasa (26/3/2019) sore.
Waktu itu, Mariana sedang mencari ayamnya yang memasuki pekarangan di kediaman milik Niba, yang berlokasi di RW 9 Kampung Timbuseng, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar.
"Pada saat tadi kebetulan si ibu Mariana ini mencari ayam, kebetulan masuk ke pekarangan N (Niba) dan terjadilah adu mulut,” jelas Dwi.
• Sempat Dikira Meninggal setelah 15 Tahun Tak Pulang, TKW Ini Akhirnya Pulang Bawa Uang Ratusan Juta
Niba yang merasa tak terima ketika pekarangannya dimasuki oleh saudara sepupunya itu kemudian menegur Mariana dan kemudian terjadilah adu mulut di antara keduanya.
Di saat keduanya tengah beradu mulut, kemudian muncullah Jumalang, anak Niba di lokasi kejadian.
Jumalang yang tak terima melihat ibunya beradu mulut dengan saudaranya itu kemudian secara tiba-tiba mencabut senjata tajam berjenis badik yang berada di pinggangnya.
Senjata tajam tersebut kemudian diarahkan Jumalang ke arah perut Mariana hingga Mariana meninggal dunia dan tergeletak dengan luka bekas tikam yang terbuka.
“Anaknya (Jumalang) melihat ibunya ada ribut, langsung keluarkan pisau menusuk ibu Mariana yang mengakibatkan meninggal dunia," ungkapnya.
Lalu tibalah anak Mariana, Adrian di lokasi kejadian.
Adrian pun segera menghampiri ibunya untuk memberikan pertolongan pertama.
Namun malang nasib Adrian, ia justru menjadi korban berikutnya dari badik yang digenggam oleh Jumalang.