Pilpres 2019

Alasan BPN Sebut Tema Debat Keempat Sangat Menguntungkan Prabowo dan Negatif bagi Jokowi

Tema ideologi, pemerintahan, keamanan, serta hubungan internasional menjadi tema yang sangat menguntungkan Calon Presiden nomor urut 02, Kenapa?

Alasan BPN Sebut Tema Debat Keempat Sangat Menguntungkan Prabowo dan Negatif bagi Jokowi
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Calon presiden (capres) nomor urut 01 dan 02, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. 

TRIBUNWOW.COM - Tema ideologi, pemerintahan, keamanan, serta hubungan internasional menjadi tema yang sangat menguntungkan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, dalam debat keempat, Sabtu (30/3/2019) mendatang.

Demikian disampaikan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean, kepada Tribunnews.com, Rabu (27/3/2019).

"Topiknya ideologi, pemerintahan, keamanan, serta hubungan internasional, adalah poin-poin yang akan sangat menguntungkan bagi Prabowo. Dan negatif bagi Jokowi," ujar Ketua DPP Demokrat ini.

Kenapa demikian?

Jokowi Bagikan Foto Selfie dengan Iriana: Bukan Hendak Berpose Romantis

Ferdinand Hutahaean menjelaskan, selama pemerintahan Jokowi sering mempertontonkan kegaduhan karena tidak adanya kepemimpinan dari seorang pemimpin.

Demikian juga mengenai keamanan, kata dia, banyak masalah keamanan yang timbul, termasuk tewasnya prajurit TNI di Papua.

Apalagi terkait hubungan internasional, menurut dia, ini akan sangat mengungkap ketidakhadiran Jokowi di panggung dunia, khususnya sidang Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

"Jokowi selalu absen di dalam pergaulan internasional, di PBB tidak pernah hadir. Ini merugikan kita di kancah pergaulan dunia internasional," jelasnya.

Karena itu BPN imbuh dia, sedang menyusun formula-formula penting untuk debat keempat ini agar menguntungkan Prabowo.

Fadli Zon Sebut Prabowo Lebih Banyak Dituduh daripada Jokowi: Fitnahnya Aneh-aneh Lagi

"Persiapan-persiapan lain, ya standar yaitu persiapan tentang isu-isu internasional, politik internasional. Tentu itu kita kumpulkan dan berikan kepada pak Prabowo untuk dipelajari," paparnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved