Pilpres 2019
Jokowi Sebut MRT adalah Keputusan Politiknya dengan Ahok saat Jadi Gubernur Jakarta
Jokowi mengatakan pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) adalah keputusan dirinya bersama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
TRIBUNWOW.COM - Calon presiden nomor 01 Jokowi mengatakan pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) adalah keputusan dirinya bersama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat memimpin DKI Jakarta pada 2012-2017.
Hal ini disampaikan langsung oleh Jokowi, Kamis (21/3/2019) malam saat acara deklarasi 10.000 pengusaha dukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Istora Senayan.
Di hadapan para pengusaha, Jokowi mengaku heran karena proyek pembangunan MRT Jakarta tertunda hingga 30 tahun.
• Di Hadapan Pendukungnya, Jokowi: Mau Milih yang Didukung oleh Organisasi yang Itu, Mau?
Sampai akhirnya ia dan Ahok mengambil keputusan politik untuk memulai pembangunan MRT.
"Negara besar seperti Indonesia ini masa baru punya MRT sekarang. Itu pun putusan politiknya, kami putuskan saat saya jadi gubernur dengan Pak Ahok," ungkap Jokowi.
Mantan Wali Kota Solo ini juga membeberkan alasan pembangunan MRT tertunda karena pemerintah berpikir untung-rugi.
• Tanggapan Maruf Amin setelah Dilaporkan ke Bawaslu karena Dianggap Biarkan Hoaks
Padahal menurutnya, dalam membangun transportasi publik pemerintah jangan lagi bicara soal untung-rugi.
"Rugi pastinya, untung dari mana. Yang namanya transportasi massal itu ya rugi," tegas Jokowi.
Jokowi menambahkan bagi pemerintah dalam membangun transportasi massal yang dihitung adalah manfaat bagi masyarakat luas. (Theresia Felisiani)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Sebut MRT Keputusan Politiknya dengan Ahok, .
TONTON JUGA: