Pilpres 2019

BPN Prabowo-Sandiaga Lapor ke Bawaslu terkait Video Kampanye yang Dianggap Rugikan Pasangan 02

Beredar sebuah video orasi ulama yang dianggap merugikan pasangan no 02. BPN Prabowo-Sandiaga akan laporkan video tersebut pada Bawaslu.

BPN Prabowo-Sandiaga Lapor ke Bawaslu terkait Video Kampanye yang Dianggap Rugikan Pasangan 02
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Juru kampanye nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Yandri Susanto. 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Yandri Susanto menjelaskan bahwa pihaknya akan melaporkan pelaku dan penyebar video kampanye yang tersebar di sosial media.

Pada video berdurasi 1:26 menit tersebut ada seseorang yang menyebut jika calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Ma'ruf Amin tidak menang maka Nahdlatul Ulama (NU) akan menjadi fosil.

Berjuang demi Kemenangan Jokowi-Maruf Amin, PDI Perjuangan: Target Kami adalah 63.4%

Dikutip dari Kompas.com, beredarnya video tersebut membuat pihak BPN merasa perlu melaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kamis (21/3/2019).

"Kami dari BPN, melalui bidang hukum, Insya Allah pasti melaporkan itu karena sangat merugikan pasangan 02," ujar Yandri saat menggelar konferensi pers di ruang Fraksi PAN, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Menurutnya video tersebut berisi fitnah yang merugikan pihak pasangan calon (paslon) nomor urut 02.

Tak Percaya Lembaga Survei, BPN Prabowo-Sandiaga: Mereka Error Ratusan Persen

"Menurut saya ini fitnah yang kejam, ini pernyataan yang menyesatkan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Yandri.

Diketahui dalam chanel YouTube iNews dengan judul 'Viral ! Video Kampanye Hitam Ulama, Sebut NU akan Jadi Fosil Jika Ma'ruf Kalah', disebutkan jika pasangan nomor urut 01 tidak menang maka tidak akan ada lagi hari santri, Kamis (20/3/2019).

Selain itu disampaikan juga jika Ma'ruf Amin kalah maka tidak akan ada lagi zikir di Istana Negara.

Pada video tersebut terlihat seorang ulama yang sedang melakukan orasi di depan sejumlah orang.

Terlihat juga cawapres Ma'ruf Amin duduk di dalam rungan tersebut.

Elektabilitas Jokowi Anjlok Versi Litbang Kompas, BPN: Kepastian Prabowo-Sandi Menang di Depan Mata

Sedangkan menurut Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily mengatakan tidak ada hoaks dalam kampanye tersebut.

"Jadi tidak ada unsur hoaks di situ atau misalnya mengandung unsur kampanye hitam. Menurut saya jangan kebakaran jenggot gitu," ujar Ace Hasan.

Lihat video ini.

Tonton juga.

(TribunWow.com/Ami)

Ikuti kami di
Penulis: AmirulNisa
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved