Pilpres 2019

Tanggapan Gerindra soal Viral Video Dukungan ke Paslon Tertentu yang Dianggap Buat Perpecahan

Partai Gerindra menanggapi beredarnya video dukungan terhadap pasangan calon (paslon tertentu) yang dianggap membuat perpecahan.

Tanggapan Gerindra soal Viral Video Dukungan ke Paslon Tertentu yang Dianggap Buat Perpecahan
Twitter/@BangPino_
Video viral dukungan terhadap paslon tertentu yang menuai polemik, Selasa (19/3/2019) 

Video yang ditanggaapi oleh Gerindra itu berisi seseorang yang tengah berceramah di hadapan Ma'ruf Amin, dan sejumlah kiai serta ulama.

Dalam isi ceramah dalam video itu menyebutkan, Hari Santri akan ditiadakan jika Ma'ruf Amin tak terpilih dalam Pilpres 2019.

"Jangan berpikir masih ada tahlil. Jangan berpikir masih ada zikir di Istana. Jangan berpikir ada Hari Santri. Apabila sampai Kiai Ma'ruf ini kalah," kata sang penceramah.

Soal Debat Cawapres Maruf Amin, Rachland Nashidik: Mengejutkan, Melampaui Ekspektasi Banyak Orang

Penceramah tersebut juga mengatakan, jika semua yang ia sebutkan itu ingin masih terjadi di Indonesia, maka Ma'ruf Amin harus dipilih dalam Pilpres 2019 nanti.

"Jika ingin semuanya masih, 17 April yang akan datang, semua kita ajak untuk memenangkan Kiai Ma'ruf Amin," ujar penceramah itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan dari pihak Ma'ruf Amin mengenai acara dan video tersebut.

(TribunWow.com/Atri/Nanda)

Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved