Breaking News:

Terkini Internasional

Terpapar Emisi Gas Limbah Beracun, Ratusan Sekolah di Malaysia Ditutup Sementara

Pemerintah Malaysia menutup semua sekolah di kota industri Pasir Gudang, Johor Baru, akibat emisi gas beracun.

kompas.com
Bendera Malaysia 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah Malaysia menutup semua sekolah di kota industri Pasir Gudang, Johor Baru, akibat emisi gas beracun dari limbah yang dibuang secara ilegal di Sungai Kim Kim.

Diwartakan Malay Mail, kini jumlah sekolah yang ditutup hingga Rabu (14/3/2019) mencapai 111 sekolah.

"Dengan demikian, semua murid, guru, staf, dan pekerja di semua sekolah yang terdampak tidak perlu buka sampai situasinya membaik," kata Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik.

Boeing 737 MAX 8 Dilarang Terbang, Maskapai Norwegia akan Minta Ganti Rugi pada Boeing

Laporan kantor berita AFP menyebutkan, limbah beracun tersebut telah menyebabkan ratusan orang jatuh sakit, termasuk anak-anak.

Sebuah truk diyakini telah membuang limbah di sungai pada pekan lalu sehingga membuat gas berbahaya menyebar ke area yang lebih luas.

Mereka yang terpapar gas menunjukkan gejala keracunan seperti mual dan muntah.

Seorang Ibu Lupa Bawa Bayinya, Pesawat Dipaksa Kembali Mendarat di Bandara

Sementara, lebih dari 500 orang dengan mayoritas murid sekolah kini menerima perawatan medis setelah menghirup uap.

Sejauh ini, ada 160 orang yang dirawat di rumah sakit.

Belum diketahui pasti jenis gas beracun apa yang ditimbulkan oleh limbah.

"Kementerian pendidikan meminta agar semua pihak mengambil tindakan pencegahan," ucap Maszlee.

Menteri Besar Johor, Osman Sapian, menyatakan situasi di sepanjang Sungai Kim Kim telah di bawah kendali.

Dia menilai tidak perlu untuk mengevakuasi atau memindahkan penduduk yang tinggal di sepanjang sungai.

"Faktanya, belum ada kematian yang terkait dengan insiden tersebut," ujarnya.

Melahirkan Sendirian Tanpa Bantuan Dokter dan Hanya Melihat YouTube, Wanita Ini Meninggal Dunia

Dia meyakini, uap dari limbah yang dibuang di sungai memasuki gedung sekolah yang lebih terbuka melalui angin, atau juga cuaca panas.

Di sisi lain, tiga pria ditangkap awal pekan ini karena membuang limbah beracun.

Satu orang di antaranya akan didakwa di pengadilan dalam waktu dekat dan menghadapi hukuman lima tahun penjara jika terbukti melanggar undang-undang perlindungan lingkungan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "111 Sekolah di Malaysia Ditutup karena Terpapar Uap Limbah Beracun"

Sumber: Kompas.com
Tags:
MalaysiaKeracunan GasSekolah
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved