Terkini Daerah
Ijin Keluar dari Rumah Sakit, Suami Kaget Temukan Anaknya Menangis di Samping Jasad sang Istri
Fredick mendobrak pintu utama rumah dan saat ke kamar, ia mendapati anaknya menangis di sebelah korban yang posisinya telungkup di lantai.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Seorang pria bernama Fredrik Cokro (30) yang ijin keluar rumah sakit dikejutkan dengan jasad sang istri, Catherine Andrea Devita Suhartono (29) sudah terbujur kaku di samping anaknya, di rumah No. 26, Jalan Pulau Alor, Denpasar, Selasa (12/3/2019) siang.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun-Bali.com, dijelaskan oleh Kapolsek Denpasar Barat AKP Johanes Nainggolan berdasarakan penuturan Fredick, awalnya Fredick sedang menjalani rawat inap lantaran sakit Demam Berdarah di RS Prima Medika.
Dan sejak pukul 06.00 WITA, Selasa (12/3/2019), Fredick memiliki perasaan tidak enak terhadap istrinya.
Hal ini karena korban tak bisa dihubungi, saat ditelepon tidak tersambung dan mertua Fredick juga tidak bisa menghubungi korban.
Fredick kemudian meminta tolong kepada kawannya Kristian untuk melihat rumah korban.
Namun saat teman Fredick ke TKP, rumah terlihat sepi.
• Padati Lokasi Rekonstruksi Pembunuhan Pria yang Mayatnya Dibungkus Karung, Warga Ungkap Alasannya
Saat dipanggil pun tidak ada respons namun saat itu lampu masih dalam keadaan menyala.
Fredick yang mendapat informasi tersebut semakin panik, dan meminta ijin keluar dari rumah sakit untuk memastikan sendiri keadaan istrinya.
Saat sampai di rumah, Fredick memanggil istrinya namun tidak ada sahutan.
Dirinya justru mendengar anaknya menangis.
Selanjutnya Fredick mendobrak pintu utama rumah dan saat ke kamar, ia mendapati anaknya menangis di sebelah korban yang posisinya telungkup di lantai.
Saksi bersama rekannya mencoba melihat kondisi korban yang ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Disebutkan Johanes Nainggolan, korban sebelumnya mengeluh tak enak badan dan mengomsumsi obat paracetamol.
“Sebelumnya korban sempat mengeluh tidak enak badan dan minum obat jenis paracetamol. Kemudian jasadnya coba diangkat oleh saksi namun sudah kaku dan muka sudah membiru, selanjutnya anak korban sekaligus anak saksi diajak keluar dari dalam kamar,” jelas AKP Johanes.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mengatakan tak ada indikasi kekerasan.