Breaking News:

Pilpres 2019

BPN Prabowo-Sandi Sebut Kartu Pra Kerja Jokowi Membebani Keuangan Negara

Jubir BPN Prabowo-Sandi Moh Nizar Zahro, mengkritik program Kartu Pra Kerja yang diluncurkan capres petahana Joko Widodo.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri acara Konvensi Rakyat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019). Konvensi Rakyat itu mengangkat tema optimis Indonesia maju. 

TRIBUNWOW.COM - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Moh Nizar Zahro, mengkritik program Kartu Pra Kerja yang diluncurkan capres petahana Joko Widodo.

Nizar mengatakan, program Kartu Pra Kerja akan membebani keuangan negara.

Sebab, pemegang kartu tersebut tetap digaji meski belum mendapatkan pekerjaan.

"Untuk gaji guru saja kita utang, masa Pak Jokowi mau tambah utang baru untuk gaji pengangguran? Program ini nantinya akan membebani keuangan negara," ucap Nizar dalam keterangannya, Selasa (5/3/2019).

Bantah Delegitimasi KPU, BPN Yakin Prabowo-Sandiaga Menang

Lebih lanjut, Nizar menilai, program Kartu Pra Kerja tidak efektif menurunkan angka pengangguran di Indonesia.

Menurutnya, satu di antara solusi mengatasi pengangguran adalah memperbaiki kualitas pendidikan dengan menyiapkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri di Indonesia.

"Data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurut BPS adalah 7 juta, kalau Jokowi mau kasih uang 1juta x 7 juta = 7 triliun," paparnya.

Sebut Rakyat Sudah Lelah, Jimly Asshiddiqie Beri Pesan untuk Jokowi dan Prabowo

Lebih lanjut, Nizar menyebut berdasarkan UU no 12 tahun 2018 tentang APBN 2019 dan Perpres 129 tahun 2018 tentang rincian APBN 2019 yang di tanda tangani Jokowi tidak ada 3 program sakti itu.

Termasuk Kartu Pra Kerja. Kalau mau tunaikam janji tahun 2014 angkat honorer K2 menjadi ASN seluruhnya.

"Yang perlu dipersiapkan adalah SDM yang berkualitas, caranya dengan perbaiki kurikulum pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, bukan bagi-bagi kartu," kata politisi Partai Gerindra ini.

Jokowi, Prabowo, dan Cinta Laura Disebut Sama-sama Hebat, Gerindra Beri Jawaban

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyebut pemegang kartu pra kerja akan mendapatkan gaji meski belum mendapatkan pekerjaan.

Hal itu disampaikan Jokowi saat ngopi bareng milenial di Kendari, Jumat (1/3/2019).

Menurut Jokowi, para pemegang kartu itu mulanya akan mendapatkan pelatihan sesuai keterampilan dan skill yang mereka miliki.

Namun, jika memang setelah pelatihan dilakukan namun pemegang kartu pra kerja tetap belum mendapatkan pekerjaan, maka ia akan mendapat honor dari pemerintah.

"Kalau belum dapat pekerjaan, kartu itu juga akan memberikan kayak honor, kayak gaji. Tapi jumlahnya berapa masih kita rahasiakan. Nanti," kata Jokowi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jubir BPN: Program Kartu Pra Kerja Bebani Keuangan Negara

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-SandiagaJoko Widodo (Jokowi)Prabowo SubiantoNizar Zahro
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved