Agenda Presiden
Warga Berebut Salaman, Tangan Jokowi sampai Terluka dan Kena Cakaran
Tangan Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) terluka karena warga berebut ingin salaman dengannya.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Tangan Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) terluka karena warga berebut ingin salaman dengannya.
Hal itu terjadi ketika acara jalan sehat dengan masyarakat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada Sabtu (2/3/2019).
Saking antusiasnya warga, tangan Jokowi sampai tergores dan terkena cakaran saat melayani warga bersalaman.
Kegiatan yang dipusatkan di Tugu Persatuan Sulta atau eks MTQ Square tersebut diikuti ribuan masyarakat.

• Tanggapi Pernyataan Jokowi soal Penurunan Elektabilitas di Jabar, BPN Sebut Ada Kepanikan di Kubu 01
Sejak awal tiba di lokasi, warga sudah berebut ingin menyalami mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Kegiatan itu berlangsung lancar sejak Jokowi mengibarkan bendera start.
Setelah lebih dari 30 menit, Jokowi dan ribuan warga tiba kembali di lapangan tersebut.
• Sindir Para Pembuat Puisi terkait Pilpres, Sudjiwo Tedjo: Itu Prosa, Bukan Puisi
Ketika beristirahat sejenak di atas panggung, Jokowi dibantu ajudan tampak memasang plester pada bagian punggung tangan kanannya yang terkena cakaran warga.
Setelah memasang plester di tangannya, Jokowi tampak masih sempat memenuhi permintaan masyarakat untuk berswafoto.
Saat ditanya wartawan, Jokowi membenarkan bahwa luka di tangannya itu ia dapatkan saat meladeni warga bersalaman ketika jalan sehat.
Namun Jokowi tampak tak mempermasalahkan luka kecil di tangannya itu.
"Sakit tapi enak," kata Jokowi sembari tertawa.
Menurut Jokowi, sambutan masyarakat Kendari terhadap dirinya memang cukup antusias.
• Cerita saat Jokowi Jenguk Anak Ketiga Ustaz Maulana yang Baru Lahir hingga Titip Sepeda ke Gribran
Jokowi menduga antusiasme masyarakat ini karena ia sudah lama tak berkunjung ke Kendari.
Sebelumnya, Jokowi memang baru sekali mengunjungi Kendari dan kunjungan itu dilakukan pada 2014 lalu.
"Ya saya melihat di Sulawesi Tenggara masyarakat sangat ramah dan meriah menyambut, tetapi ya mungkin saya terlalu lama enggak ke sini," kata Jokowi. (Kompas.com/Ihsanuddin)