Breaking News:

Kabar Tokoh

Ingatkan soal Isu Miring yang Beredar, Jokowi: Kita Harus Semakin Matang dan Dewasa dalam Berpolitik

Presiden Joko Widodo berpesan agar masyarakat konsisten dalam menentukan pilihan politik.

Editor: Claudia Noventa
Twitter/@KSPgoid
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bersilaturahmi dengan para santri dan pengurus Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Semarang, Senin (22/10/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo berpesan agar masyarakat konsisten dalam menentukan pilihan politik.

Masyarakat, kata Jokowi, jangan mengubah pilihan lantaran isu yang belum terkonfirmasi berhembus. 

"Jangan, kita mau nyoblos, gara-gara ada isu (miring), berubah," ujar Jokowi kepada para peserta Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintah Desa Tahun 2019 di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (20/2/2019).

"Kita harus semakin matang dan dewasa dalam berpolitik," lanjut dia.

Rizal Ramli Ungkap Beda Jawaban Prabowo dan Jokowi saat Ditanya soal Impor jika Jadi Presiden 2019

Ia mengatakan, penyelenggara pemerintah desa turut bertanggung jawab terhadap pemberian pendidikan politik kepada masyarakat.

Ajak masyarakat untuk berpikir rasional, menggunakan logika dan nalar.

"Bapak ibu adalah tokoh yang bisa mengajak masyarakat berpikir rasional. Memakai logika dan nalar. Dilihat kalau ada pilihan bupati adu visi. Dilihat. Gampang kan?," ujar Jokowi. 

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Instagram/@jokowi)

Jokowi mencontohkan, pemilihan kepala daerah.

Menurut Presiden, dalam pemilihan kepala desa masyarakat tinggal melihat rekam jejak, prestasi dan program masing-masing kandidat.

Masyarakat tinggal memilih kandidat, yang berdasarkan tiga unsur tersebut, paling baik.

Bahas soal Impor Ugal-ugalan, Rizal Ramli: Saya akan Kampanye Jangan Pilih Jokowi

Kepala desa, kata dia, jangan justru membawa masyarakat larut dalam isu-isu miring yang berkembang.

Presiden pun mencontohkan salah satu isu yang menerpa dirinya di tahun politik ini.

"Soal kriminalisasi ulama. Kita ini ada hukum. Hati-hati. Yang namanya kriminalisasi ulama itu, ada orang enggak salah tapi dimasukan sel. Semua sama di mata hukum. Jangan hembuskan itu," ujar Jokowi.

"Saya kira isu ini harus Bapak Ibu luruskan. Jangan didiamkan. Karena kalau didiamkan, itu yang buat isu akan bikin isu lain," lanjut dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jokowi: Jangan Kita Mau Coblos, Berubah Gara-gara Isu

Sumber: Kompas.com
Tags:
Presiden Joko Widodo (Jokowi)Pilpres 2019Politik
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved