Piala Indonesia

Pertandingan Lawan Persinga Ditunda hingga 4 Kali, Pelatih Persebaya Surabaya Minta Ketegasan PSSI

Jadwal pertandingan antara Persinga Ngawi Vs Persebaya Surabaya dipastikan mengalami penundaan lagi.

Pertandingan Lawan Persinga Ditunda hingga 4 Kali, Pelatih Persebaya Surabaya Minta Ketegasan PSSI
Persebaya.id
Pemain Persebaya Surabaya saat berlatih jelang kompetisi 2019 

TRIBUNWOW.COM - Jadwal pertandingan antara Persinga Ngawi Vs Persebaya Surabaya di babak 32 besar Piala Indonesia pada Sabtu, (8/2/2019) dipastikan mengalami penundaan lagi.

Dengan penundaan tersebut, maka laga kontra Persinga Vs Persebaya itu sudah ditunda sebanyak empat kali.

Dilansir oleh Kompas.com, Sabtu (9/2/2019), menanggapi hal itu, Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman meminta agar PSSI melakukan langkah tegas.

"Kalau menurut saya, federasi (PSSI) mengambil sikap. Karena ini udah keempat kalinya (laga ditunda),"kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Tanpa Osvaldo Haay dan Amido Balde, Persebaya Surabaya Gunakan Skema False Nine serta Bawa 18 Pemain

Djanur menekankan bahwa PSSI harus bersikap tegas lantaran penundaan jadwal itu dapat merugikan kedua tim.

Sedangkan, baik Persebaya Surabaya maupun Persinga Ngawi sudah melakukan persiapan.

"Jangan sampai batal lagi, batal lagi. Harus ada ketegasan dari PSSI," kata Djanur.

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman.
Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman. (PERSEBAYA.ID)

Dengan penundaan tersebut, maka Persebaya Surabaya maupun Persinga Ngawi belum melaksanakan pertandingan babak 32 besar baik leg pertama atau kedua.

Sedangkan, babak 16 besar Piala Indonesia akan segera dilaksanakan.

Sempat Susah Tidur, Otavio Dutra Ungkap Alasannya Terlambat Gabung Latihan dengan Persebaya

Dilansir oleh BolaSport.com, Jumat (8/2/2019), babak 16 besar itu akan digelar pada 15-24 Februari, 2019.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved