Breaking News:

Kabar Tokoh

Ruhut Sitompul Usulkan Rocky Gerung Ganti Nama Jadi 'Rocky Bolak-balik' karena Hal ini

Ruhut Sitompul memberikan usulan pada Rocky Gerung agar mengganti nama belakangnya karena hal ini.

Tayang:
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Wulan Kurnia Putri
Kolase/Tribunnews/Twitter @pppemudamuh
Ruhut Sitompul dan Rocky Gerung 

TRIBUNWOW.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Ruhut Sitompul memberikan usulan pada pengamat politik Rocky Gerung untuk mengubah namanya.

Hal ini diungkapkan Ruhut saat menjadi narasumber di acara Kabar Petang tv One, Jumat (1/2/2019) malam.

Mulanya, Ruhut berkomentar soal kasus pelaporan Jack Boyd Lapian dan Permadi Arya pada Rocky Gerung yang dituding melakukan tindakan penodaan agama.

Ruhut mengatakan bahwa kebebasan demokrasi hingga membuat marah sudah berulang kali dilakukan.

Mantan politisi Demokrat ini juga mengaitkan soal kritik yang pernah dilontarkan ke pemerintahan melalui pantat kerbau.

Sindir Kubu Prabowo Hanya Percaya Survei Internal, Ruhut: Kenapa Tak Bikin Menang 90 Persen Sekalian

"Saya ikut jalan pikiran dia jadi sangat merdeka, sangat demokrasi, akhirnya tumbuh subur, 10 tahun ini baru ada gitu-gitu, karena itu saya tegas mengatakan demokrasi sih demokrasi tapi tetap harus dijaga kebebasan semua, saya tahu waktu namanya ada di pantat kebo (kerbau), kita yang mendinginkan suasana, sudah lah jangan melebar ke mana-mana kita," ujar Ruhut.

Lalu, Ruhut mengatakan seharusnya Rocky berganti nama bukan lagi mencantumkan marga Gerung di belakang namanya, melainkan mencantumkan nama 'Bolak-balik'.

"Lagi ngomong Rocky Gerung, tiru Ruhut dong nama aku sekarang Ruhut Buka-bukaan, Rocky Gerung kasihan dong yang marganya Gerung, seperti aku yang marganya Sitompul, namanya itu Rocky Bolak-balik," ujar Ruhut lagi.

Hal ini dikarenakan nama 'Bolak-balik' sesuai dengan kebiasaannya membolak-balikkan ujaran.

"Karena semua kalau aku lihat sebagai TKN kan kalau aku lihat pendukung Pak Prabowo Pak Sandi kerjanya membolak-balik saja," ujar Ruhut.

"Rocky Gerung jujur saja hormati Rocky Gerung sebagai Kantibmas. Ada laporan sahabat saya termasuk Permadi Arya, dari penyelidikan ke penyidikan. Polisi sudah sangat profesional," tambahnya.

Debat Panas soal Rocky Gerung, Wakil Ketua ACTA dan Razman Arif Marah-marah hingga Saling Tunjuk

Ruhut juga mengatakan istilah d*ngu yang dipopulerkan Rocky sudah menjadi lekat di masyarakat karenanya.

"Rocky hampir semua dibilang d*ngu, karena itu sudahlah ini betul apa yang dikatakan Permadi Arya, mulutmu harimaumu," tambah Ruhut.

Lihat videonya:

Sementara itu, mengutip WartaKotaLive.com, Rocky Gerung penuhi panggilan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Jumat (1/2/2019).

Rocky dipanggil pihak kepolisian terkait laporan dugaan tindak pidana penodaan agama yang dituduhkan padanya.

Rocky datang didampingi kuasa hukumnya Haris Azhar sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat dimintai tanggapan oleh wartawan, Rocky sempat menolak.

"Entar aja deh, ngomongnya setelah ke dalam" kata Rocky.

Namun, Rocky akhirnya menjawab saat sejumlah wartawan tanyakan soal alasan dirinya baru dimintai keterangan penyidik atas pelaporan dugaan tindak pidana yang sudah dilaporkan sejak April 2018 lalu.

"Ada manipulasi. Setiap penundaan, itu ada manipulasi, rumusnya begitu," kata Rocky.

Komentari Kasus Rocky Gerung, Mahfud MD Kaitkan dengan Pemilu hingga Prediksikan akan Hilang

Selesai bicara, Rocky pun langsung memasuki ruang pemeriksaan, mengikuti kuasa hukumnya yang sudah masuk terlebih dulu.

Diketahui, Rocky Gerung telah mendapatkan pemanggilan kasus dugaan penistaan agama yang ditujukan padanya.

Namun, ia tidak menghadiri panggilan itu, Kamis (31/1/2019).

Rocky Gerung angkat suara terkait ketidakhadiran dirinya yang dilaporakan oleh Jack Boyd Lapian.

Dosen Universitas Indonesia ini menyebut ucapan yang diduga menista agama itu ia sampaikan sejak tahun 2018.

Untuk itu ia bertanya-tanya mengapa setelah satu tahun sejak saat itu tidak diproses oleh pihak yang berwajib.

Adu Argumen soal Kasus Rocky Gerung, Haris Azhar dan Ali Ngabalin hingga Saling Tunjuk

"Sama seperti hari ini saya yang seharusnya diperiksa oleh Mabes itu untuk sesuatu yang diduga laporan dungu dari Tim Sukses Pak Jokowi itu," ungkap Rocky Gerung melalui tayangan YouTube Rocky Gerung Channel, Kamis (31/1/2019).

"Itu kan peristiwa dari setahun lalu kok enggak diproses-proses."

"Ketika saya keliling blusukan akal sehat ke seluruh hampir semua provinsi, tiba-tiba dipanggil polisi, ngapain coba," sambungnya.

Diketahui bahwa Rocky Gerung dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan menyebut 'kitab suci itu adalah fiksi'.

Menurutnya, pelapor tidak memberikan penjelasan secara utuh.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa saat itu dirinya tidak menyebut secara spesifik soal agama.

"Kapan saya mengatakan seperti itu," ucapnya.

"Dipenggal (kalimatnya) saja, saya mengatakan bila fiksi itu menghasilkan imajinasi maka kitab suci itu juga menghasilkan imajinasi."

"Kalau tidak setuju berarti fiksi tidak menimbulkan imajinasi, ya sudah selesai."

"Dibilang menghina agama. Agama siapa yang yang saya hina, saya enggak sebut agama apa-apa di situ. Apa yang saya hina?," tandasnya.

(TribunWow.com/Tiffany Marantika/ Atri Wahyu)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Ruhut SitompulRocky Gerung
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved