Cerita Selebriti
Sebut Ahmad Dhani Tidak Sedih saat Dipenjara, Dul Jaelani: Saya Ketawa-ketawa Aja
Sebut Ahmad Dhani tidak sedih saat dipenjara, Dul Jaelani malah sempat tertawa-tawa.
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Bobby Wiratama
TRIBUNWOW.COM - Putra ketiga Ahmad Dhani, Dul Jaelani, mengungkapkan perasaan sang ayah ketika dipenjara akibat terjerat kasus ujaran kebencian.
Dikutip TribunWow.com dari Grid.ID pada Kamis (31/1/2019), Dul Jaelani menyebut ayahnya hanya seperti pindah rumah.
"Dari PI (Pondok Indah) ke Cipinang (tempat Dhani dibui), jadi sedih ngapain?" ungkap Dul Jaelani saat ditemui di Gusto, Epicentrum Walk, Jakarta Selatan pada Kamis (31/1/2019) dini hari usai mengisi acara Tribute to Dewa 19.
Dul Jaelani mengatakan bahwa sang ayah memiliki sifat santai seperti dirinya, sehingga mendekam di balik jeruji besi bukanlah masalah yang membuatnya sedih.
• Jalan-jalan ke New York Bareng Suami, Kartika Putri Bertemu Pangeran William dan Kate Middleton
"Ayah saya kan orangnya sama kayak saya, rock and roll. Duduk di pinggir jalan, nongkrong di warkop, jadi ayah saya sama kayak saya, bisa duduk di mana aja, jadi enggak ada sedih sama sekali," ujar Dul Jaelani.
Meski saat ini sudah bisa tenang menghadapi keadaan sang ayah, namun Dul Jaelani sempat menangis saat Ahmad Dhani menjalani proses hukum di pengadilan.
"Ya awalnya sempat berduka. Saya syok, nangis," ungkap Dul Jaelani.
Setelah sempat syok hingga menangis, Dul Jaelani malah bisa mulai tegar saat sang ayah sudah mulai masuk sel tahanan.
Saking tegarnya, Dul Jaelani bahkan sempat tertawa menghadapi permasalahan itu.
"Cuma pas masuk Cipinang, saya ketawa-ketawa aja, ya," lanjut Dul Jaelani.
• Dul Jaelani Gantikan Ahmad Dhani di Konser Dewa 19, Ari Lasso Siap Akomodasi Lewat Lagu Pengganti
Dul Jaelani yang tinggal dengan ibundanya, Maia Estianty, hanya bertemu Ahmad Dhani selama seminggu dua kali, sehingga dirinya pun tidak terlalu sedih kala sang ayah akan jarang untuk bisa ditemui.
"Becanda-becanda aja, saya tinggal sama bunda, rata-rata ketemu ayah seminggu 2 kali. Jadi ya sebenernya kalau dibilang sedih juga enggak," ucapnya.
Diketahui sebelumnya, Ahmad Dhani terjerat kasus ujaran kebencian lantaran menuliskan tiga cuitan di akun Twitter miliknya.
Pertama, cuitan Ahmad Dhani berbunyi 'yang menistakan agama si Ahok, yang diadili KH Ma'ruf Amin'.
• Berduka Cita atas Kepergian Saphira Indah, Ayu Ting Ting Beri Dukungan untuk Keluarga Almarhumah
Kedua berbunyi 'siapa saja pendukung penista agama adalah ba***gan yang perlu diludahi mukanya'.
Lalu cuitan ke tiga berbunyi 'sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, penista agama jadi gubernur, kalian waras'.
Ketiga cuitan Ahmad Dhani inilah, yang dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian atas dugaan ujaran kebencian.
Atas cuitannya tersebut, Ahmad Dhani dijatuhi vonis 1 tahun 6 bulan penjara terkait kasus ujaran kebencian.
• Gantikan Posisi Ayahnya di Dewa 19, Dul Jaelani: Siapa yang Enggak Terima Menggantikan Ahmad Dhani

• Rekam Jejak Mendiang Saphira Indah di Dunia Hiburan, Viral Lewat Iklan Es Krim hingga Masuk 9GAG
Dikutip dari Tribunnews.com, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengatakan Ahmad Dhani terbukti secara sah dan bersalah, melalukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak, menyuruh, melakukan, dan menyebarkan kebencian, Senin (28/1/2019).
"Terdakwa Ahmad Dhani terbukti bersalah dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian," ujar ketua Hakim Ketua Ratmoho dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).
Dalam sidang vonis, Ahmad Dhani terbukti melanggar pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
Seusai menerima vonis 1,5 tahun penjara, Ahmad Dhani langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur.
(TribunWow.com)