Info Gadget
Forward Pesan di WhatsAap Kini Dibatasi, Ini Penjelasan Kominfo
Di tengah maraknya penggunaan layanan digital termasuk media sosial dan media chating, Indonesia menghadapi maraknya peredaran hoaks.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Di tengah maraknya penggunaan layanan digital termasuk media sosial dan media chatting, Indonesia menghadapi maraknya peredaran hoaks.
Apalagi jelang tahun politik seperti saat ini, peredaran hoaks terbukti makin marak, sehingga memanaskan situasi dan memecah belah persatuan bangsa.
Karena itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan keseriusan pemerintah untuk membatasi penyebaran hoaks melalui media sosial, termasuk melalui platform aplikasi pesan instan.
• Pengguna iOS Kini Bisa Kirim Pesan secara Rahasia di Grup Chat WhatsApp, Begini Caranya
• Cara Tetap Bisa Chatting Meski WhatsApp Kamu Diblokir Seseorang, Simak 5 Langkah Mudah Ini
Setelah melalui beberapa kali diskusi dengan penyedia platform aplikasi WhatssAppp sejak September 2017, Kementerian Kominfo mendapatkan kepastian untuk fitur pembatasan pesan terusan (forward message) pesan maksimal ke lima pengguna lain.
"Mulai tanggal 21 Januari siang waktu Los Angeles atau 22 Januari Waktu Indonesia Barat, WhatsApp akan membatasi forward hanya maksimal lima," ungkap Rudiantara usai pertemuan dengan VP Public Policy & Communications WhatsApp, Victoria Grand di Kantor Kementerian Kominfo, Senin (21/01/2018) sore.
• 6 Langkah Mudah dan Sederhana Ubah Tema WhatsApp Biar Enggak Bosan
• WhatsApp Uji Coba Sistem Keamanan Chat dengan Fitur Sidik Jari
Seperti dilansir dari situs resmi Kominfo, menurut Rudiantara, pembatasan pesan terusan ditujukan untuk membatasi agar konten negatif terutama hoaks tidak menjadi viral.
"Saya sendiri, sejak September tahun lalu sudah bicara dengan WhatsApp."
"Juga dengan pemimpin dari lima negara di dunia."
Artikel ini telah tayang di Nextren dengan judul Forward Pesan WhatsApp Maksimal 5 Kali Resmi Berlaku, Ini Tujuannya