Breaking News:

Kongres PSSI

Alasan Iwan Budianto Lepas Jabatan CEO Arema FC Pasca Menjadi Wakil Ketua Umum PSSI

Iwan Budianto atau yang lebih sering disebut IB memutuskan untuk mundur sebagai CEO Arema FC.

YAN DAULAKA/BOLASPORT.COM
Wakil ketua umum PSSI, Iwan Budianto, saat ditemui BolaSport.com ditempat penginapannya di salah satu Vila dikawasan Seminyak, Kuta, pada Jumat (29/7/2018) malam. 

TRIBUNWOW.COM - Iwan Budianto atau yang lebih sering disebut IB memutuskan untuk mundur sebagai CEO Arema FC.

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jatim, keputusan itu diambil Iwan Budianto setelah kini menyandang jabatan Wakil Ketua Umum PSSI.

Sebelumnya, Iwan Budianto menjabat sebagai CEO Arema FC sekaligus Kepala Staf Ketua Umum PSSI.

"Saya sudah tidak menjabat sebagai CEO dan memastikan sudah tidak aktif dalam pengelolaan di Arema FC," kata Iwan Budianto melalui rilis yg dikeluarkan manajemen Arema FC, Senin (21/1/2019).

Berikut Prediksi 11 Pemain Utama atau Line Up Arema FC dan Skuat Lengkap Singo Edan Musim 2019

Iwan Budianto membuat keputusan untuk mundur dari manajemen Arema FC sebagai wujud keseriusannya pada PSSI.

Selain itu, sebelumnya, banyak pihak menuntut agar Iwan Budianto tak merangkap jabatannya.

"Sikap ini diambil sebagai wujud integeritas dan supaya tidak ada lagi hiruk pikuk orang yang secara tidak sengaja terseret berbuat dosa dengan melakukan fitnah. Karena saya paham betul dinamika publik berkembang pesat dan memunculkan perbedaan pendapat dan persepsi tentang kecurigaan aktivitas di PSSI dan klub," jelasnya.

Diberitakan BolaSport.com, Perubahan struktur organisasi di PSSI terjadi pasca Edy Rahmayadi memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI dalam Kongres Tahunan PSSI di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019).

Dalam statuta PSSI pasal 39 ayat 6, Joko Driyono dipastikan langsung naik menjadi Ketua Umum PSSI menggantikan Edy Rahmayadi.

Sebelumnya, Joko Driyono atau Jokdri adalah Wakil Ketua Umum PSSI.

Gantikan Edy Rahmayadi sebagai Ketum PSSI, Joko Driyono Ternyata Juga Pernah Merangkap Jabatan

Naiknya Jokdri ke posisi Ketua Umum memnbuat Iwan Budianto mengambil alih jabatan yang ditinggalkan Jokdri.

Sebelumnya Iwan Budianto menjabat sebagai Kepala Staf Ketua Umum PSSI sesuai amanat Edy Rahmayadi saat menjadi Ketum PSSI.

Adanya jabatan Kepala Staf Ketua Umum PSSI memang baru pertama kali dirasakan ketika zaman Edy Rahmayadi.

Keputusan itu diambil saat Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Ancol, Jakarta Utara, 10 November 2016.

(TribunWow.com)

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved