Pilpres 2019
Karni Ilyas Tolak Sanjungan yang Diberikan Fahri Hamzah pada Program ILC: Jangan Gitu
Karni Ilyas enggan menerima sanjungan dari Fahri Hamzah yang diberikan untuk ILC.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah memberikan pujian pada program acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (15/1/2019).
Dalam acara tersebut Fahri secara langsung mengatakan sanjungan yang mendapatkan bantahan dari pembawa acara ILC, Karni Ilyas.
Hal ini bermula saat Fahri Hamzah memberikan kritikan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara debat.
Fahri berharap KPU bisa menjadikan debat lebih asik walaupun kisi-kisi telah diberikan pada kandidat capres dan cawapres.
"Debat besok itu agak asyik soal pengertian negara filsafat hukum, apalagi kalau bisa menyerempet hal kontroversial seperti syariah," ujar Fahri Hamzah.
• Acara ILC akan Bahas soal Penegakan Hukum, Fahri Hamzah Usahakan Penuhi Undangan Karni Ilyas
Lalu, Fahri mengucapkan terima kasih pada program acara ILC yang menurutnya lebih berpengaruh dibanding negara.
"Saya berterimakasih pada ILC karena bisa ILC lebih berpengaruh dan berjasa dalam membentuk negara dibanding negara itu sendiri," puji Fahri Hamzah.
Menanggapi pujian yang dilontarkan Fahri Hamzah, Karni Ilyas enggan menerima pujian tersebut.
"Jangan gitu, negara itu lebih luas," jawab Karni Ilyas yang dilansir dari live streaming Talkshow Tv One.
• Catatan Fahri Hamzah soal Pidato Prabowo Subianto: Mengecewakan hingga Tanya Aset Pasca Kampanye
Lihat videonya:
Diketahui, ILC mengangkat tema 'Menjelang Debat Capres 2019: Penegak Hukum di Mata 01 & 02'.
Tema ini diangkat dua hari sebelum debat resmi capres-cawapres yang akan berlangsung pada Kamis (17/1/2019).
Jadwal debat capres dan cawapres di Pilpres 2019 rencananya disiarkan sejumlah stasiun televisi.
KPU RI juga telah menetapkan waktu atau jadwal debat kandidat pasangan calon presiden - calon wakil presiden di Pemilu 2019.
• Tanggapi Pidato Kebangsaan Prabowo Subianto, Fahri Hamzah: Maaf, Bapak Gagal
Skema debat kandidat pasangan capres-cawapres Pemilu 2019 yang sudah ditentukan, terdiri atas jadwal debat Pilpres 2019 dan lembaga penyiaran atau stasiun TV dan radio yang ditunjuk untuk menyiarkan.
Selain itu juga ditentukan tema atau isu yang dibahas, mulai dari debat pertama hingga kelima.
Dikutip dari Tribunnews.com, KPU RI, Arief Budiman, menegaskan KPU RI telah siap menyelenggarakan debat kandidat antara pasangan calon presiden-calon wakil presiden di Pemilu 2019.
Menurut dia, debat kandidat merupakan ajang adu program dan kebijakan yang akan dilakukan jika terpilih sebagai presiden dan presiden.
Dia meminta jangan menjadikan debat sebagai ajang saling serang.
• Jokowi Akan Paparkan Visi Misinya Pada 13 Januari Pukul 21.00 WIB, Fahri Hamzah Usulkan Ini
"Sudah, debat pertama dan kedua sudah siap. Sudah, kami ingatkan sejak awal baik kepada timnya terkait himbauan itu. Kami akan sampaikan ke masing-masing paslon," ujar Arief, Jumat (28/12/2018).
Dia mengharapkan, agar memaksimalkan sarana debat kandidat untuk menjelaskan apa visi-misi jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden.
Sehingga, nantinya, dia menambahkan, masyarakat mengetahui sosok pasangan calon pemimpin yang akan dipilih.
"Masyarakat tahu betul siapa presiden dan wakilnya serta akan melakukan apa," tambahnya.
(TribunWow.com/Tiffany Marantika)