Breaking News:

Pilpres 2019

Sandiaga: Pemilihan Umum Bukan Pemilunya Prabowo dan Saya, tapi Pemilunya Bangsa Indonesia

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno telah menggelar pidato kebangsaan bertajuk 'Indonesia Menang', Senin (14/1/2019)

Penulis: Nirmala Kurnianingrum
Editor: Bobby Wiratama
Twitter @sandiuno
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno telah menggelar pidato kebangsaan bertajuk 'Indonesia Menang', Senin (14/1/2019) 

TRIBUNWOW.COM - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengungkapkan hal terkait Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Hal itu disampaikan Sandiaga Uno di akun Twitter @sandiuno, Senin (14/1/2019).

Sandiaga Uno menyebutkan bahwa Pemilu tahun 2019 bukanlah Pemilu milik pasangannya, Prabowo Subianto, maupun dirinya.

Namun Pemilu tahun 2019 merupakan Pemilu Bangsa Indonesia.

Lebih lanjut Sandiaga menyampaikan bahwa kemenangan nantinya pada 17 April 2019 bukan hanya kemenangan Prabowo dan dirinya.

Melainkan kemenangan Bangsa Indonesia.

Hasto Mengaku Kecewa dengan Pidato Prabowo: Yang Kami Apresiasi Hanya Vokal dan Intonasi Beliau

"Pemilihan Umum ini bukan Pemilu-nya Prabowo, bukan Pemilu-nya Sandiaga Uno, tapi Pemilu-nya bangsa Indonesia.

Karena itu, kemenangan yang dapat kita rebut di 17 April 2019 nanti bukan kemenangan Prabowo & Sandiaga Uno, tapi kemenangan bangsa Indonesia," tulis Sandiaga Uno.

Capture Twitter @sandiuno, Senin (14/1/2019)
Capture Twitter @sandiuno, Senin (14/1/2019) (Twitter @sandiuno)

Diberitakan sebelumnya oleh TribunJakarta.com, Senin (14/1/2019), calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato kebangsaan di JCC, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019).

Dalam pidatonya yang didampingi calon wakil presiden Sandiaga Uno, Prabowo Subianto meyakini bakal menang di Pilpres 2019.

Menurut Prabowo Subianto, kemenangannya kelak di Pilpres 2019 bukanlah kemenangan buat dirinya atau Sandiaga Uno.

"Sesungguhnya Pemilihan Umum ini bukan Pemilihan Umum Prabowo Subianto bukan Pemilihan Umum Sandiaga Uno," ungkap Prabowo Subianto yang pidatonya disiarkan langsung.

"Tetapi Pemilihan Umum bagi seluruh bangsa Indonesia karena itu kemenangan yang dapat kita rebut pada tanggal 17 April 2019 bukan kemenangan Prabowo Subianto bukan kemenangan Sandiaga Uno tapi kemenangan bangsa dan rakyat indonesia," tegas dia.

Keyakinan bakal menang menjadi dasar Prabowo Subianto memberikan pidato kebangsaan di depan pimpinan partai politik Koalisi Adil Makmur dan pendukungnya di Pilpres 2019.

Prabowo Subianto merasa perlu menyampaikan visi misinya jika lima tahun mendapat kesempatan bersama Sandiaga Uno memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Singgung Gaji Tenaga Pendidik dan kesehatan, Prabowo Janji Perbaiki Kualitas Mereka

Penyampaian visi misi

Dikutip dari Kompas.com, pidato ini merupakan upaya pasangan capres cawapres Prabowo-Sandiaga untuk menyosialisasikan visi dan misi.

Sandiaga mengakui masih banyak masyarakat yang belum mengerti visi misi paslon nomor urut 02 ini walau dirinya sudah berkeliling ribuan kali.

"Visi misi pemerintah saja mereka belum (mengerti). Jadi ini adalah tantangan sekaligus dorongan buat kami, dibantu tim media untuk menyampaikan visi misi ini kepada masyarakat, mulai 14 besok," kata Sandiaga, Minggu (13/1/2019).

Menjelang debat perdana capres 2019 besok Kamis, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi merevisi dokumen visi misi mereka.

Juru Bicara BPN Danhil Anzar Simanjuntak menjelaskan, ada empat poin yang diperbaiki dalam visi misi tersebut.

Perubahan itu dilakukan agar tata bahasanya mudah dipahami oleh masyarakat.

Selain itu, BPN juga memperkuat referensi serta dasar utama visi misi yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

"Perlu ada penegasan bahwa Prabowo Sandi ingin mengembalikan pembangunan ekonomi harus berlandaskan konstitusi yakni Pasal 33," kata Dahnil.

Kubu Prabowo-Sandi juga ingin mengubah struktur kalimat pesan visi mereka agar mudah dipahami juga oleh masyarakat.

Terakhir, mereka juga mengubah tata letak dari desain dokumen visi misi.

"Memperkuat pesan visi masa depan pemerintah Prabowo Sandi yang ingin menghadirkan, aman untuk semua, adil untuk semua, Makmur untuk semua. Rakyat yang utama," tutur Dahnil Anzar.

"Ada juga perubahan layout agar lebih menarik," ujar Dahnil.

(TribunWow.com/ Nirmala)

Tags:
Sandiaga UnoPilpres 2019Prabowo SubiantoPidato Kebangsaan Prabowo Subianto
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved