Breaking News:

Pilpres 2019

Sesaat sebelum Pidato Kebangsaan, Sandiaga Sempat Salah Pakai Dasi hingga Dibenarkan Prabowo

Sempat salah memakai dasi, Prabowo Subianto membenarkan dasi Sandiaga Uno hingga ditertawakan panitia

Penulis: Nirmala Kurnianingrum
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sempat salah memakai dasi, Prabowo Subianto membenarkan dasi Sandiaga Uno hingga ditertawakan panitia 

TRIBUNWOW.COM - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno ternyata sempat melakukan kesalahan saat memakai dasi jelang dimulainya Pidato Kebangsaan 'Prabowo-Sandi'.

Hal itu dibagikan Sandiaga Uno melalui akun Instagram @sandiuno, Senin (14/1/2019).

Dalam foto yang diunggah, tampak Sandiaga Uno berdiri tegap.

Sementara itu, pasangannya, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto berdiri berhadapan membantu Sandiaga Uno membenarkan dasi.

Terlihat juga beberapa panitia tertawa menyaksikan Prabowo dan Sandiaga.

"Siap salah, Jenderal. Salah pakai dasi akhirnya dibetulkan sama Pak @prabowo," tulis Sandiaga Uno.

Selain Sandiaga Uno yang membagikan momen jelang Pidato Kebangsaan 'Prabowo-Sandi', Anggota Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean juga melakukan hal serupa.

Ferdinand Hutahaean membagikan suasana ruang tunggu acara 'Pidato Kebangsaan Prabowo-Sandi'.

Hal itu diunggah melalui akun Twitternya @Ferdinand_Haean, Senin (14/1/2019).

Pidato Kebangsaan, Prabowo Subianto: Intelijen Itu Intelin Musuh Negara, Bukan Ulama-ulama Besar

Dalam unggahan Ferdinand Hutahaean tampak Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno duduk bersebelahan.

Keduanya terlihat sudah siap untuk menyampaikan pidato kebangsaan.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono juga telah hadir dan duduk di seberang Prabowo-Sandi.

Selain itu, tampak Agus Harimurti Yudhoyono baru saja sampai dan sedang diarahkan oleh panitia acara 'Pidato Kebangsaan Prabowo-Sandi'.

"Menunggu waktu penyampaian PidatoKebangsaanPrabowo, pak @prabowo bang @sandiuno bersama pak @SBYudhoyono berbincang santai," tulis Ferdinand Hutahaean.

Diberitakan lebih lanjut oleh TribunMakassar.com, Senin (14/1/2019), calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi) dijadwalkan membacakan pidato kebangsaan di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Sesuai random acara yang diterima Tribun Timur di Hotel Century Park, Jl Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, pidato kebangsaan Prabowo-Sandi dilaksanakan pukul 17.00-22.00 WIB.

Namun sebelum pidato kebangsaan dengan tema 'Indonesia Menang' digelar, Sandi akan menemui sejumlah awak media di Hotel Century Park. Sandi sudah di hotel.

Sebelumnya, Sandi mengatakan pidatonya mengenai visi dan misi pasangan Prabowo-Sandi di Pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Pidato 'Indonesia menang' itu merupakan upaya menyosialisasikan poin-poin dalam visi misi Prabowo-Sandi.

Mengutip dari Kompas.com, calon wakil presiden Sandiaga Uno mengatakan pidatonya mengenai visi misi mereka berjudul "Indonesia Menang".

Ferdinand soal Nama Tjahjo Kumolo Disebut dalam Sidang Meikarta: Jika Benar, Sebaiknya Anda Mundur!

"Besok pidato kebangsaan tentang 'Indonesia Menang', victory."

Kami ingin sampaikan negeri yang kaya raya ini, sumber daya alam melimpah, tanahnya subur, sumber daya manusianya pintar-pintar, hebat-hebat, rajin-rajin," ujar Sandiaga Uno di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jalan TB Simatupang, Minggu (13/1/2019).

Pidato kebangsaan ini merupakan upaya mereka untuk menyosialisasikan visi misi pasangan Prabowo-Sandiaga.

Sandiaga Uno mengakui masih banyak masyarakat yang belum mengerti visi misi paslon nomor urut 02 ini walau dirinya sudah berkeliling ribuan kali.

"Visi misi pemerintah saja mereka belum (mengerti)."

"Jadi ini adalah tantangan sekaligus dorongan buat kami, dibantu tim media untuk menyampaikan visi misi ini kepada masyarakat, mulai 14 besok," kata dia.

Menjelang debat perdara capres 2019 besok Kamis, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi merevisi dokumen visi misi mereka.

Juru Bicara BPN Danhil Anzar Simanjuntak menjelaskan, ada empat poin yang diperbaiki dalam visi misi tersebut.

Perubahan itu dilakukan agar tata bahasanya mudah dipahami oleh masyarakat.

Selain itu, BPN juga memperkuat referensi serta dasar utama visi misi yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

"Perlu ada penegasan bahwa Prabowo Sandi ingin mengembalikan pembangunan ekonomi harus berlandaskan konstitusi yakni Pasal 33," kata Dahnil.

Kubu Prabowo-Sandi juga ingin mengubah struktur kalimat pesan visi mereka agar mudah dipahami juga oleh masyarakat.

Terakhir, mereka juga mengubah tata letak dari desain dokumen visi misi.

"Memperkuat pesan visi masa depan pemerintah Prabowo Sandi yang ingin menghadirkan, aman untuk semua, adil untuk semua, Makmur untuk semua. Rakyat yang utama," tuturnya.

"Ada juga perubahan layout agar lebih menarik," ujar Dahnil.

(TribunWow.com/ Nirmala)

Tags:
Pidato Kebangsaan Prabowo SubiantoPidato KebangsaanSandiaga UnoPilpres 2019
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved