Breaking News:

Terkini Daerah

Titi Wati, Wanita Berbobot 350 Kg Mengaku Lega dan Siap Jalani Proses Perawatan

Wanita yang menderita obesitas dengan berat badan mencapai 350 kilogram Sintia Wati memberi komentar atas makanan yang ia terima selama di rumah sakit

Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Lailatun Niqmah
tribunkalteng.co/fathurahman
Titi, wanita dengan berat badan 350 kilogram di Palangkaraya. 

TRIBUNWOW.COM - Wanita asal Palangkaraya yang menderita obesitas dengan berat badan mencapai 350 kilogram, Sintia Wati atau yang kerap disapa Titi memberi komentar atas makanan yang ia terima selama menjalani perawatan di rumah Sakit.

Dikutip TribunWow.com dari YouTube Kompas TV dalam acara Kompas Malam, Jumat (11/1/2019), Titi mengaku mensyukuri makanan yang harus ia konsumsi selama jalani perawatan.

Menurut Titi, makanan di rumah sakit sebetulnya sama saja dengan yang di rumah, hanya berbeda rasa.

"Makanan sama kaya di rumah, tapi beda, tapi tetap disyukuri, namanya mau sehat kan," kata Titi.

Ia juga merasa lega lantaran ia sudah menjalani perawatan awal sebelum dilakukannya operasi.

"Alhamdulillah lega sudah. Leganya tuh kaya ibaratnya beban udah ada yang nanggung gitu," ucap Titi.

Viral Wanita Berbobot 350 Kg dari Palangkaraya, Berikut Foto-foto dan Videonya

Dengan perawatan yang ia jalani, Titi semakin yakin jika ia pasti akan segera pulih.

Titi juga mengaku akan selalu bersabar untuk menjalani rangkaian operasi tersebut.

Sementara menurut pihak keluarga Titi, mereka sudah merasa lebih aman lantaran Titi sudah dirawat di rumah sakit.

Pihak keluarga berharap tim dokter dapat menangani operasi dengan lancar, sehingga Titi dapat menjalani kehidupannya secara normal.

"Senanglah, ya harapannya mudah-mudahan bisa berjalan lagi, itu aja. mudah-mudahan lancar," ungkap Edi, suami Titi.

Diketahui sebelumya, suami Titi sempat melarang istrinya tersebut untuk menjalani operasi, namun akhirnya memutuskan untuk ikut setuju lantaran seluruh anggota keluarga sudah memberi persetujuan.

"Sama-sama keluarga berkompromi, sama-sama setuju ya kita ikut setuju juga," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Sintia Wati, wanita penderita obesitas dengan bobot 350 kilogram di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dievakuasi dari rumah kontrakannya untuk dibawa ke rumah sakit, Jumat (11/1/2019).

Dikutip TribunWow.com dari Banjarmasin Post, proses evakuasi wanita berusia 37 tahun itu berjalan lancar namun cukup menegangkan.

Karena tubuh wanita yang akrab disapa Titi itu tak muat dikeluarkan lewat pintu, tim evakuasi harus menjebol jendela rumah.

Viral Wanita Berbobot 350 Kg di Kalteng, Dinas Kesehatan Setempat Sebut Akibat Penumpukan Lemak

 

Titi Wati alias Sintia (37) warga Jalan G Obos XXV Gang Bima, yang dikenal dengan wanita tergemuk di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (11/1/2019) pagi ini di evakuasi dari rumah kontrakannya ke RS Doris Sylvanus Palangkaraya.
Titi Wati alias Sintia (37) warga Jalan G Obos XXV Gang Bima, yang dikenal dengan wanita tergemuk di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (11/1/2019) pagi ini di evakuasi dari rumah kontrakannya ke RS Doris Sylvanus Palangkaraya. (Banjarmasin Post/faturahman)

Hal ini diungkap Sugeng Wahono, anggota Tagana Kalteng pada Banjarmasin Post.

"Lebar pintu kalah dari lebar badannya, makanya dikeluarkan lewat jendela yang sudah di bongkar," kata Sugeng.

Untuk memindahkan Titi dari rumah kontrakannya ke rumah sakit, Titi dipapah menggunakan tandu yang dibuat dari kayu dan di atasnya diberikan kasur busa.

Tandu tersebut dirancang oleh anggota rescue yang menangani proses evakuasi tersebut.

Proses pengangkatan Titi cukup menegangkan lantaran tim evakuasi khawatir tandu yang digunakan bakal jebol.

Tandu yang membawa Titi tersebut diangkat oleh anggota relawan dan pemadam yang berjumlah sebanyak 20 orang.

"Ada 20 orang personel yang mengangkat tandu berisi Ibu Titi saat dievakuasi dari rumahnya ke dalam mobil pick-up dan mengeluarkannya dari mobil menuju ruang rawat inap di Ruang Adelweis RS Doris Sylvanus Palangkaraya," ungkap Sugeng.

6 Tanda Seseorang Menuju Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Proses evakuasi wanita pengidap obesitas tersebut berjalan selama satu jam dan disaksikan oleh warga setempat.

Terdapat ratusan warga yang berjubel di depan rumah kontrakan Titi untuk melihat proses evakuasi.

"Ramai mas, tegang memindahkan ibu Titi, saya rekam pakai telepon selular," ucap Saidah yang merupakan warga setempat.

Sebelumnya, diberitakan seorang wanita di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menjadi sorotan lantaran mengalami obesitas dengan bobot tubuhnya diketahui mencapai 350 kilogram.

Wanita tersebut ialah Sintia Wati (37) atau yang kerap disapa Titi, warga Jalan G Obos XXV Palangkaraya.

Dikutip TribunWow.com dari Banjarmasin Post, Titi merasa terganggu akan obesitas yang dialaminya selama enam tahun terakhir.

Ia hanya bisa berbaring dan tengkurap saja di rumahnya karena jika hendak beraktivitas, terhalang oleh berat badannya.

Proses evakuasi Titi Wati, wanita penderita obesitas dengan bobot 350 kilogram.
Proses evakuasi Titi Wati, wanita penderita obesitas dengan bobot 350 kilogram. (Banjarmasin Post/faturahman)

Berdasarkan keterangan Titi, obesitas yang dideritanya sudah mulai tampak semenjak ia berusia 27 tahun.

Saat terakhir kali menimbang berat badan lima tahun lalu, berat badan Titi mencapai 167 kg.

Menurut Titi, kejadian yang dialaminya ini lantaran ia doyan ngemil.

"Makan nasi normal saja tiga kali sehari, tapi ngemilnya memang sangat sering, apalagi ketika sedang pusing, makin banyak makannya," jelasnya,

6 Penyakit yang Disebabkan Minuman Soda, Diabetes hingga Obesitas

Mendapat Perhatian dari Dinas Kesehatan Setempat

Obesitas yang dialami Titi mendapat perhatian perhatian dari Dinas Kesehatan Kalteng.

Dinas Kesehatan Kalteng mendatangi rumah Titi untuk memeriksa kondisi kesehatan wanita tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, dokter menyebutkan Titi sehat, hanya perlu mengontrol pola makan.

Kepala Dinas Kalteng, Suyuti menjelaskan, obesitas yang dialami Titi merupakan akibat dari penumpukan lemak karena pola makan yang tidak sehat.

"Kami akan kontrol terus kondisi badannya sehingga diharapkan berat badannya bisa menurun secara perlahan, kami akan rutin datang menjenguk dan memberikan imbauan kepadanya," jelas Suyuti seperti dikutip dari BanjarmasinPost.co.id, Selasa (8/1/2019) .

Titi, wanita dengan berat badan 350 kilogram di Palangkaraya saat menunjukkan foto dirinya sebelum alami obesitas.
Titi, wanita dengan berat badan 350 kilogram di Palangkaraya saat menunjukkan foto dirinya sebelum alami obesitas. (tribunkalteng.co/fathurahman)

Titi sendiri mengaku bahwa ia memang susah mengontrol diri ketika sudah ngemil.

"Ketika ngemil saya memang susah ngontrolnya, pengennya memamah biak terus," kata Titi.

Obesitas membuatnya menjadi semakin sulit untuk melakukan aktivitas meskipun dia ingin tubuhnya normal kembali seperti pada umumnya.

"Inilah yang bisa saya lakukan, hanya di rumah saja dan enggak bisa bergerak jauh dari tempat ini," ujarnya.

Seluruh aktivitasnya hanya ditempat itu saja, seperti makan minum, mandi, hingga buang air besar, yang dibantu oleh anak dan suaminya.

"Susah makanya bosan juga jadi seperti ini," ungkap Titi.

Diketahui, Titi memiliki seorang suami dan anak perempuan bernama Herliana yang saat ini tengah berumur 19 tahun.

(TribunWow.com)

Tags:
ObesitasWanita Berbobot 350 kg dari PalangkarayaPalangkarayaKalimantan Tengah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved