Breaking News:

Pilpres 2019

Komentari Alasan KPU Beri Kisi-kisi Pertanyaan Debat Pilpres, Rocky Gerung: Ada Paslon Memalukan?

Pengamat politik Rocky Gerung memberikan komentar atas pernyataan Komisi Pemilihan Umum (KPU)terkait

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Astini Mega Sari
Twitter/@pppemudamuh
Rocky Gerung 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat politik Rocky Gerung memberikan komentar mengenai satu di antara alasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan kisi-kisi pertanyaan debat ke kandidat sebelum debat pilpres 2019 digelar.

Komentar tersebut dilayangkan Rocky Gerung melalui Twitter miliknya, @rockygerung, Selasa (8/1/2019).

Ia memberikan komentar dengan menautkan berita dengan judul 'Ketua KPU: Kami Tidak Ingin Ada Paslon yang Dipermalukan'.

Diketahui, satu di antara alasan KPU memberikan memberikan kisi-kisi pertanyaan sebelum debat adalah agar tak ada pasangan calon (paslon) capres-cawapres yang dipermalukan saat debat.

KPU Ungkap Alasan Beri Kisi-kisi Debat Pilpres 2019: Kami Tak Ingin Ada Paslon yang Diserang

Mengomentari pemberitaan tersebut, Rocky Gerung mempertanyakan apakah hal itu dilakukan karena ada paslon yang memalukan.

"Karena ada paslon yang memalukan?," tulis Rocky Gerung.

Kicauan Rocky Gerung komentari pernyataan KPU
Kicauan Rocky Gerung komentari pernyataan KPU (Capture Twitter @rockygerung)

Sebelumnya, ia juga sempat menuliskan kicauan yang menyinggung soal debat pilpres, Senin (7/1/2019).

Rocky mengatakan bahwa yang diperlukan saat debat hanyalah berpikir.

"Debat itu cuma perlu otak. KPU cukup pastikan ada bengkel las yang masih buka," kata Rocky Gerung.

Andi Arief: Demokrat Mengecam TKN, BPN, dan KPU yang Buat Debat Capres-Cawapres Kehilangan Gregetnya

Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, Ketua KPU, Arief Budiman menjelaskan satu di antara alasan pemberian kisi-kisi pertanyaan ke kandidat debat capres dan cawapres.

Kisi-kisi yang diberikan sebelum debat digelar itu diberikan agar tidak ada kemungkinan paslon diserang dengan pertanyaan yang tak relevan.

"Kami tidak ingin ada paslon yang istilahnya dipermalukan atau diserang karena persoalan-persoalan atau pertanyaan-pertanyaan yang sangat-sangat teknis, tidak substantif," kata Arief di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

Ia menambahkan, KPU sebagai penyelenggara pemilu berharap bisa menjaga martabat kedua paslon.

Dengar Ceramah Megawati, Fahri Hamzah Usul Tema Debat: Jadikan Ini Materi Wajib

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Pilpres 2019Debat Pilpres 2019Rocky Gerung
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved