Pilpres 2019

10 Tokoh Kritisi Keputusan KPU soal Debat, Sematkan Sebutan 'Unyil' hingga Sebutkan Kabar Buruk

Fahri Hamzah, Andi Arief,hingga mantan komisioner KPU kritisi keputusan KPU yang membatalkan pemaparan visi misi dan akan berikan pertanyaan ke paslon

10 Tokoh Kritisi Keputusan KPU soal Debat, Sematkan Sebutan 'Unyil' hingga Sebutkan Kabar Buruk
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua KPU Arief Budiman (tengah) bersama kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. 

TRIBUNWOW.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu telah memutuskan ketetapan terkait jalannya debat calon presiden (capres) dan cawapres yang akan berlangsung pada 17 Januari 2019 mendatang.

Ketetapan yang diberikan KPU pun banyak menimbulkan polemik dan kritisi dari para tokoh.

Sebanyak 9 tokoh pun memberikan kritisi atas ketetapan KPU yang mereka tulis melalui Twitter dan pernyataan langsung.

Berikut ini 9 tokoh yang kritisi ketetapan KPU soal debat capres-cawapres.

1. Hanum Salsabiela Rais

Anak Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Hanum Salsabila Rais berikan kritisi soal ketentuan KPU yang akan memberikan pertanyaan debat sebelum debat dimulai.

Hal ini diungkapkan Hanum Rais melalui Twittter miliknya, @hanumrais, Minggu (6/1/2019).

Bakal Ada 2 Model Pertanyaan dalam Debat Pilpres 2019, KPU Jelaskan Detailnya

Hanum mengatakan peraturan tersebut merupakan kabar buruk dan menggelikan.

Ia juga mengatakan jika peraturan seperti itu akan menguntungkan satu di antara dua kubu capres yang akan bertanding.

"Kabar buruk untuk kesehatan kontestasi demokrasi. Tdk ada gunanya menolak aturan menggelikan ini, toh kalaupun menolak, tetep aja malah cuman satu kubu doang yang dapat bocoran soal. Yaudah deh terima aja, biar rakyat yang menilai," tulis Hanum Rais.

Kicauan Hanum Salsabiela Rais kritisi KPU
Kicauan Hanum Salsabiela Rais kritisi KPU (Twitter @hanumrais)
Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved