Breaking News:

Kabar Tokoh

Jokowi Sebut Realisasi Penerbitan Sertifikat Tanah Melebihi Target, Jutaan di Tahun 2018

Sepanjang tahun 2018, penerbitan sertifikat tanah melampui target awal di tahun 2017. Terdata 9.316.006 sertifikat telah terbagi.

Penulis: Nirmala Kurnianingrum
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Instagram/@jokowi
Presiden Joko Widodo. Sepanjang tahun 2018, penerbitan sertifikat tanah melampui target awal di tahun 2017. Terdata 9.316.006 sertifikat telah terbagi. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo menyebut target realisasi penerbitan sertifikat tanah sepanjang tahun 2018 telah melebihi target.

Hal tersebut disampaikan Jokowi melalui akun Instagram resminya, @jokowi, Jumat (4/1/2019).

Dikutip TribunWow.com dari akun Instagram @jokowi pada Jumat (4/1/2019), Jokowi menyampaikan sembilan juta lembar sertifikat tanah terbit sepanajang tahun 2018.

Jumlah tepatnya yakni 9.316.006 sertifikat.

Menurut Jokowi, jumlah tersebut jauh melampaui target di awal, tujuh juta sertifikat.

Jokowi mengungkapkan bahwa sertifikat hak atas tanah memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Jokowi berharap di tahun-tahun mendatang, permasalahan terkait sengketa tanah akan berkurang bahkan menghilang.

Lakukan Kunjungan ke Jawa Timur, Jokowi Serahkan 2.050 Sertifikat bagi Warga 4 Kabupaten di Madura

"Sembilan juta lembar sertifikat tanah terbit sepanjang tahun 2018 kemarin.

Jumlah tepatnya 9.315.006 sertifikat!

Ini jauh di atas target yang saya patok, tujuh juta sertifikat. Alhamdulillah.

Sertifikat hak atas tanah memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Dengan begitu, di tahun-tahun mendatang, permasalahan soal sengketa tanah kian berkurang, atau menghilang sama sekali," tulis Jokowi sebagai caption.

Diberitakan oleh Kompas.com pada Rabu (9/5/2018), Presiden Joko Widodo menargetkan tujuh juta sertifikat lahan bisa dibagikan kepada masyarakat pada tahun 2018.

Pada tahun lalu, pemerintah sudah membagi-bagikan lima juta sertifikat tanah di seluruh Indonesia.

"Tahun kemarin kita targetkan 5 juta sertifikat harus keluar, tahun ini 7 juta sertifikat di seluruh tanah air harus keluar," ujar Jokowi saat peresmian program peremajaan perkebunan sawit rakyat di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Rabu (8/5/2018).

Jokowi meminta kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bisa merealisasikan target ini.

Saat ini, kata Jokowi, para pegawai Kementerian ATR bekerja siang dan malam untuk merealisasikan target tersebut.

"Biasanya setahun di kementerian ATR/BPN hanya menyelesaikan 500.000-600.000 (sertifikat) di seluruh Indonesia, targetnya tahun ini 7 juta (sertifikat), 12 kali lipat biar enggak tidur semuanya," kata Jokowi.

Di Rokan Hilir sendiri, lanjut Jokowi, pemerintah menargetkan akan membagi-bagikan 15.000 sertifikat kepada para warga.
Menurut dia, pemberian sertifikat ini dilakukan untuk mengurangi permasalahan sengketa lahan yang kerap terjadi di masyarakat.

"Saya ini kan sering blusukan ke kampung, desa, yang saya dengar (soal) sengketa lahan di mana-mana.

Oleh sebab itu ini yang (ingin) kita selesaikan," ucap Jokowi.

Jokowi Bagikan 2500 Sertifikat Tanah ke Warga Blitar

Diberitakan oleh TribunJatim.com, Kamis (3/1/2019), Kasiatun merasa lega setelah mendapatkan sertifikat tanah dari Presiden Joko Widodo di Pendopo Sasana Adipraja, Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kamis (3/1/2019).

Perempuan asal Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, itu sudah bertahun-tahun memimpikan punya sertifikat tanah.

"Saya sudah lega, sekarang sudah punya sertifikat tanah," kata Kasiatun saat berada di atas panggung bersama Presiden Jokowi.

Kasiatun bercerita kepada Presiden sudah sejak lama mengurus sertifikat tanah miliknya tetapi tidak jadi-jadi.

Dia mengaku diombang-ambingkan petugas saat mengurus sertifikat tanah.

Dia beruntung bisa ikut program pendaftaran tanah sistem lengkap (PTSL) dari pemerintah pusat.

Dia bisa mengurus sertifikat tanah tanpa dipungut biaya.

"Saya dulu mengurus sertifikat sendiri malah seperti diombang-ambingkan.

Naik ojek ke kantor pertanahan bolak-balik sampai 25 kali tetap tidak jadi sertifikatnya.
Terima kasih Pak Jokowi, sekarang saya sudah punya sertifikat," ujar Kasiatun.

Hal sama diungkapkan Mariani, warga Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Mariani merasa senang setelah mendapatkan sertifikat tanah dari Presiden.

Ada tujuh bidang tanah milik keluarga Mariani yang sudah mendapat sertifikat tanah.

"Senang ada program PTSL, biaya pengurusan sertifikatnya gratis," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi membagikan 2.500 sertifikat tanah ke warga yang ikut program PTSL.

Warga yang mendapat sertifikat tanah itu sebanyak 2.000 orang dari Kabupaten Blitar dan 500 orang dari Kota Blitar.

Alasan Jokowi Gencarkan Penerbitan Sertifikat Tanah: Saya Tegaskan, Tidak Ada Lagi Pungutan

Presiden Jokowi mengatakan sertifikat tanah itu penting bagi warga.

Sertifikat tanah merupakan bukti hukum atas kepemilikan tanah bagi warga.

"Sertifikat tanah ini penting. Sebab, setiap saya turun ke sejumlah daerah rata-rata yang dikeluhkan sama.

Yaitu sering terjadi sengketa tanah karena belum ada sertifikatnya.

Ada 80 juta bidang tanah di Indonesia yang belum bersertifikat," kata Jokowi.

Jokowi mempersilakan masyarakat yang sudah menerima sertifikat tanah untuk digunakan sebaik-baiknya.

Dia tidak mempermasalahkan kalau masyarakat ingin mengunakan sertifikat tanah sebagai anggunan untuk meminjam di bank.

Tetapi, uang meminjam di bank sebaiknya digunakan untuk modal usaha. Jangan sampai uang meminjam di bank dengan jaminan sertifikat tanah digunakan untuk membeli barang-barang yang tidak diperlukan.

"Kalau mau pinjam ke bank dihitung dulu, kemampuan seberapa. Jangan sampai tidak bisa mengangsur. Terus, uang pinjam di bank jangan dipakai buat beli mobil, tapi gunakan untuk modal usaha," katanya.

Kali ini, Jokowi tidak membagi-bagikan sepeda kepada warga penerima sertifikat tanah yang diminta naik ke panggung.

Sebagai gantinya, Jokowi memberikan foto dirinya bersama warga sebagai hadiah ke penerima sertifikat yang diminta naik ke panggung.

"Karena sekarang lagi musim kampanye, saya tidak membagikan sepeda. Saya ganti dengan foto. Foto ini lebih berharga dari pada sepeda. Sepeda bisa beli di mana saja," katanya.

(TribunWow.com/ Nirmala)

Tags:
Presiden Joko Widodo (Jokowi)SertifikatJokowi Bagikan Sertifikat Tanah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved