Breaking News:

Agenda Presiden

Sambangi Pesantren di Jombang, Jokowi Berpesan agar Warga Senantiasa Jaga Persatuan di Tahun Politik

Jokowi mengharapkan seluruh pihak dalam tahun politik, supaya menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Bobby Wiratama
Instagram/@jokowi
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuliskan pesan terkait tahun politik yang akan segera dialami di Indonesia karena datangnya pemilihan umum pada tahun 2019.

Hal itu disampaikan Jokowi melalui akun Instagram resminya di akun @jokowi, Selasa (18/12/2018).

Di awal caption dirinya menuliskan terkait kedatangan di Pondok Pesantren Darul 'Ulum, Jombang, Jawa Timur.

Kedatangan Jokowi di pondok pesantren tersebut untuk menandatangani prasasti peresmian rumah susun mahasisa Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum.

Jokowi juga menceritakan bahwa bangunan rusunawa berlantai tiga tersebut dibangun pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Tidak hanya itu, Calon Presiden Nomer Urut 02 tersebut menghimbau masyarakat untuk selalu senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan.

Hal itu ia sampaikan terkait dengan datangnya tahun politik yang sedang dialami di negara ini.

"Silaturahmi dengan pimpinan Pondok Pesantren Darul 'Ulum, Jombang, Jawa Timur siang tadi.

Di pesantren yang telah berdiri sejak 133 tahun lalu ini, menandatangani prasasti peresmian rumah susun mahasiswa Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum.

Tanggapan TKN Jokowi soal Pernyataan Indonesia akan Punah Jika Prabowo-Sandi Kalah di Pilpres 2019

Sebuah bangunan rusunawa berlantai tiga lantai dibangun pemerintah melalui Kementerian PUPR.

Mengingat kita tengah berada di tahun politik, saya juga menitipkan pesan bahwa pemilihan umum -- memilih bupati, gubernur, bahkan presiden -- itu hanya setiap lima tahun sekali.

Sementara Indonesia ini bangsa besar yang sudah mengarungi masa yang panjang dan tetap akan berdiri kokoh sampai bergenerasi-generasi.

Karena itulah, mari senantiasa menjaga persatuan, memelihara persaudaraan, menjalin ukhuwah kita," tulis Presiden Joko Widodo.

Seperti yang dikutip dari TribunJatim.com, Jokowi mengharapkan seluruh pihak supaya menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jumlah suku di negara kita ini beratus kali lipat jika dibandingkan dengan negara lain, seperti Singapura yang hanya memiliki empat suku, dan Afganistan dengan tujuh suku," ucap Jokowi.

"Selain itu, saya pernah terbang dari ujung paling barat Indonesia, yakni Aceh, ke ujung paling timur, yakni Wamena," imbuhnya.

"Perjalanan dengan pesawat menempuh waktu 9 jam 15 menit, ini setara terbang dari London, Inggris ke Istanbul, Turki dengan melewati tujuh negara,” katanya.

Mengingat luasnya NKRI dan banyaknya penduduk di Negara Indonesia, menurut Jokowi menjaga persatuan dan kesatuan merupakan hal yang sangat penting.

Rustam Ibrahim Bandingkan Data Laba BUMN di Era SBY dan Jokowi, Said Didu: Mari Kita Jujur

Sebab di tengah era globalisasi dan serba teknologi seperti saat ini, terdapat berbagai potensi yang dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara, seperti ujaran kebencian, berita palsu alias hoax, dan potensi lainnya.

“Saya titip, mari kita jaga bersama persatuan, ukhuwah wathoniyah, ukhuwah islamiyah, persaudaraan, dan kerukunan kita. Mari kita hormati suku, agama, adat, dan tradisi yang berbeda di sekitar kita. Karena, bangsa ini sudah ditakdirkan Allah SWT untuk memiliki keanekaragaman, dan kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air. Jangan sampai lupa,” lanjutnya.

Jokowi juga mengingatkan, salah satu potensi yang kerap menjadi pemicu perpecahan adalah soal perbedaan pilihan dalam Pemilu.

Hal itu dicontohkannya, dalam beberapa pemilihan bupati, wali kota, gubernur, atau presiden yang sudah pernah terjadi.

“Jangan sampai adanya perbedaan pilihan membuat kita tidak rukun, seperti antar kampung tidak saling sapa. Padahal Pemilu itu setiap lima tahun sekali pasti ada,” tandas Jokowi.

(TribunWow.com/ Atri Wahyu Mukti)

Tags:
Presiden Joko Widodo (Jokowi)Pondok Pesantren Darul UlumAgenda PresidenJombang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved