Terkini Nasional

Unggul dalam Raihan Kontrak Proyek Baru, Kinerja PTPP Tbk Diprediksi Kian Meningkat di Tahun 2019

Dibanding perusahaan konstruksi lain, presentasi PTPP dalam meraih kontrak baru masih lebih unggul.

Unggul dalam Raihan Kontrak Proyek Baru, Kinerja PTPP Tbk Diprediksi Kian Meningkat di Tahun 2019
Kontan/Achmad Fauzie
Proyek PT Pembangunan Perumahan 

TRIBUNWOW.COM - Pembangunan Perumahan (PTPP)'>PT Pembangunan Perumahan (PTPP) (Persero) Tbk optimistis untuk mencapai total target pencapaian kontrak baru di tahun 2018 sebesar Rp 49 triliun.

Hingga bulan Oktober 2018, PTPP baru merealisasikan 72,04% atau sebesar Rp 35,3 triliun dari total target tahun ini.

Analis Trimegah Sekuritas Adi Prabowo menilai, untuk PTPP mencapai nilai kontrak akhir tahun ini, haruslah konsisten pada pekerjaan konstruksi yang ingin dilakukan.

“Karena kendalanya bagaimana menjaga konsistensi guidance perusahaan konstruksi itu sendiri. Itu yang membuat target berapa tetapi achievement tak seberapa,” ujarnya kepada KONTAN, Selasa (11/12).

Simak 12 Tips Aman Transaksi Online saat Harbolnas 2018 dari Badan Siber dan Sandi Negara

Sampai akhir tahun ini saja, Adi meyakini bahwa PTPP bisa mencapai target kontrak barunya. Karena melihat kinerja PTPP dalam meraih kontrak-kontraknya.

Ia melihat dibanding perusahaan konstruksi lain, seperti PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI), presentasi PTPP dalam meraih kontrak baru masih lebih unggul.

Seperti Waskita yang hingga kuartal III-2018, WSKT memperoleh kontrak baru sebesar Rp 11,7 triliun.

Sedangkan Adhi memperoleh kontrak baru senilai Rp 10,15 triliun pada akhir November 2018 dan WIKA berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp 34,24 triliun hingga bulan November 2018.

“Ya kalau dilihat dari performa kontrak baru, PTPP masih unggul. Tetapi kontrak baru yang diperoleh bukan menjadi tolak ukur bahwa emiten tersebut underperformance atau tidak. Melainkan yang dilihat adalah orderbook itu sendiri,” tambah Adi.

Adapun beberapa proyek besar yang berhasil diraih PTPP sampai dengan Juli 2018 antara lain bandara kulon progo (Re-Tender) di Jawa Tengah sebesar Rp 5,58 triliun, perluasan apron pelabuhan udara Ngurah Rai di Bali sebesar Rp 1,36 triliun, scatered dual fuel engine MPP 120 MW paket 1 sebesar Rp 1,23 triliun, scatered dual fuel engine MPP 120 MW paket 2 sebesar Rp 1,06 triliun.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Bobby Wiratama
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved