Breaking News:

Pembunuhan Satu Keluarga

Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi: 37 Adegan Dilakukan dan 5 Saksi Ikut Serta

Rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi digelar Rabu (21/11/2018). Sebanyak 37 adegan dijalankan oleh Haris dari total 62 adegan di 7 tenpat

Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas kepolisian menunjukkan tersangka berinisial HS saat rilis kasus pembunuhan satu keluarga, di Polda Metro Jaya, Jumat (16/11/2018). Pihak kepolisian telah menetapkan HS sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap satu keluarga yang tinggal di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Melati, Bekasi pada 13 November 2018. 

TRIBUNWOW.COM - Kepala Polres Bekasi Kota, Kombes Indarto menjelaskan rekonstruksi yang dijalani oleh Haris Simamora terkait pembunuhan satu keluarga di Bekasi yang dilakukannya.

Rekonstruksi tersebut digelar Rabu (21/11/2018) di rumah Diperum Nainggolan, Jalan Bojong Nangka II, RT 02/07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Dari rekonstruksi tersebut, Haris menjalani reka ulang 37 adegan dari total 62 adegan yang akan dilakukan.

"Total ada 62 totalnya, di sini 37 adegan saja," ungkap Indarto dikutip dari Wartakota.

Terhitung total akan ada tujuh lokasi rekonstruksi dalam kasus pembunuhan Keluarga Diperum, enam diantaranya dilakukan di Bekasi, dan satu lainnya dilakukan di Kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat.

Lokasi terakhir tersebut adalah lokasi dimana Haris bersembunyi untuk menenangkan diri.

Rekontruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Dilakukan di Enam Lokasi

"Pada hari ini semua kejadian yang dilakukan pelaku mulai dari dia datang, eksekusi, melarikan diri, ke kos-kosan, membuang linggis, membawa kendaraan sampai kabur ke Garut akan kita reka ulangkan. Tujuannya untuk menguatkan alat bukti sehingga nanti proses hukumnya tidak ada hambatan," ujar Indarto.

Polisi juga mengikutsertakan lima orang saksi untuk menyamakan keterangan yang disampaikan oleh Haris kepada penyidik.

"Ada 5 orang saksi kita bawa untuk mengsinkronkan alat bukti mulai dari keterangan tersangka, bukti forensik, bukti rekonstruksi," jelas Indarto.

Para saksi yang turut menyaksikan adalah mereka yang pertama kali melihat pintu pagar terbuka, mobil melaju kencang, dan yang melihat jenazah keluarga Diperum tergeletak di ruang tamu.

"Ada 5 saksi yang melihat tersangka membuka pagar, melihat pertama kali penemuan jenazah dan melihat mobil kencang melaju. Selama ini tersangka memang kooperatif, dia memberikan keterangan, dan semua sudah sinkron," tambah Indarto.

8 Pengakuan Haris Simamora Bunuh Satu Keluarga di Bekasi: Merasa Penghasilannya Diambil Korban

Diberitakan sebelumnya dari Wartakota, rekonstruksi yang akan dijalankan oleh Diperum dibagi menjadi beberapa tempat.

Rekonstruksi pertama digelar di rumah korban, Jalan Bojong Nangka RT 02/07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Kedua, Haris akan dibawa ke Jalan Raya Kalimalang, Tegal Danas, perbatasan antara Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Lokasi tersebut adalah tempat Haris membuang barang bukti pembunuhan berupa linggis.

Ketiga, di tempat indekos tersangka Haris Simamora di Jalan Mangunharja, Kelurahan Pasir Limus, Kecamatan Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat.

Keempat, di Klinik Seruni Husada 1 Jalan Pasir Limus RT 07/04 Desa Wangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Di klinik tersebut, Haris mengobati luka yang ada di tangan kirinya.

Tetangga Sempat Dengar Jeritan Wanita kayak Kesakitan saat Malam Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Kelima, di indekos teman tersangka yang bertempat di Jurong Lemahabang, Bekasi, Jawa Barat, tempat tersangka menitipkan mobil Xtrail kepada temannya.

Dan keenam, di Terminal Cikarang, termpat tersangka sempat hendak pergi ke Garut menggunakan bus.

Selanjutnya, keterangan polisi menyebutkan akan melakukan rekonstruksi di Kaki Gunung Guntur, Garut Jawa Barat.

Kronologi Pembunuhan keluarga Diperum Nainggolan

Diberitakan sebelumnya, keluarga yang terdiri dari Diperum Nainggolan (38) suami, Maya Boru Ambarita (37) istri, Sarah Boru Nainggolan (9) anak pertama, dan Arya Nainggolan (7) anak kedua ditemukan tewas pada Selasa, (13/11/2018).

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Feby Lofa, tetangga korban.

Feby Lofa curiga saat melihat gerbang rumah korban yang masih terbuka dan televisi yang juga masih dalam kondisi menyala pada pukul 03.30 WIB pagi.

3 Alasan Tersangka Membunuh Keluarga di Bekasi, Disebut Tak Berguna hingga Dibangunkan Pakai Kaki

Feby Lofa mencoba memanggil korban, namun tidak ada jawaban.

"Saya sempat lihat gerbangnya kebuka, saya panggil tidak nyahut, padahal TV nyala, kira saya tidur kali. Ya sudah saya pulang ke kontrakan," ucap Febby.

Sekitar pukul 06.30 WIB, Feby Lofa kembali mencoba mengetuk pintu rumah korban karena korban belum berangkat kerja.

Namun kembali tidak ada jawaban, Feby Lofa memberanikan diri berusaha membuka jendela rumah.

Feby yang berhasil membuka jendela, menemukan korban telah bersimbah darah dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT kampungnya.

"Biasanya korban ini (suaminya) kan kerja suka berangkat sekitar pukul 06.30 WIB. Tapi belum bangun juga, saya lihat lewat jendela ternyata penghuni rumah tergeletak penuh darah," tambahnya.

Pengakuan Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi: Dendam hingga Cari Perkakas untuk Senjata

"Saya kasih tahu warga lain dan Pak RT. Terus langsung nelpon Polsek Pondok Gede," ujarnya

Tak berselang lama, pelaku pembunuhan yang diketahui adalah Haris Simamora ditangkap oleh pihak kepolisian.

Penangkapan Haris berawal dari polisi yang mendapatkan info dari masyarakat bahwa Haris berada di Garut, sehingga tim langsung menuju ke lokasi.

Haris diamankan polisi pada malam hari pukul 22.00 WIB saat ia akan mendaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat.

Dalam tas HS ditemukan sejumlah barang bukti berupa kunci mobil merek Nissan, HP, dan uang Rp 4 juta.

 (TribunWow.com/Nila Irdayatun Naziha)

Tags:
Pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati BekasiPembunuhan satu keluarga di BekasiPembunuhan Satu Keluarga
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved