Pilpres 2019
Soal Pidato 'Tampang Boyolali' Prabowo, TKN Jokowi-Ma'ruf: Itu Supaya Meningkatkan Popularitas
Wakil Direktur TKN Joko Widodo-Ma'ruf mengatkan Prabowo sengaja menggunakan diksi semacam itu untuk meningkatkan popularitas.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Bobby Wiratama
TRIBUNWOW.COM - Wakil Direktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Lukman Edy, menanggapi pidato Prabowo Subianto yang menyinggung 'tampang Boyolali', dalam pertemuan dengan tim pemenangan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018).
Dilansir TribunWow.com dari Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Senin (5/11/2018), menurut Lukman, Prabowo sengaja menggunakan diksi semacam itu untuk meningkatkan popularitas.
"Pak Parbowo ini menggunakan strategi Donald Trump, menggunakan diksi-diksi yang kasar, supaya meningkatkan popularitas, meningkatkan elektabilitas," papar Lukman.
Menurutnya juga apa yang ucapkan Prabowo tidak cocok bila dikatakan di Indonesia.
"Tapi ini (ucapan Prabowo) Amerika, beda dengan Indonesia yang penuh dengan sopan santun, karkter lokal kita bijaksana, lembut, gak cocok menggunakan diksi-diksi itu, makanya saya lihat ini (Prabowo) sengaja," ujar Lukman.
• Membela Bupati Boyolali yang Mengumpat Prabowo, Anggota TKN Jokowi-Maruf: Itu Ungkapan Ekpsresi
Menanggapi pernyataan Lukman, Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menyanggah hal tersebut.
"Ini narasi yang menyesatkan, bahwa pak Prabowo bermain dengan cara Donald Trump, Prabowo itu tidak pernah pakai isu-isu kebohongan.
Prabowo itu tidak pernah membohongi rakyat, pak Prabowo tidak menjajikan harga bahan pokok lalu setelah menjadi itu impor. pak Prabowo bukan politikus yang membohongi rakyat," ujar Andre.
Andre juga menilai, pernyataan Jokowi saat mengatakan asal kota orang tua Jokowi berubah setelah ada isu 'Tampang Boyolali'.
"31 Mei di Bekasi waktu itu bagi-bagi sertifikat, pak Jokowi bilang 'bapak saya orang Karanganyar ibu saya orang Boyolali;, nih Tangerang kemaren karena isu ini sudah digoreng, berubah, 'bapak dan ibu saya orang Boyolali'," ujar Andre.
Andre menilai apa yang di ucapkan Prabowo dalam pidatonya digoreng sedemikian rupa dan menurutnya jika apa yang dikatakan Prabowo salah, masyarakat yang datang saat itu akan marah.
• Effendi Gazali Pertanyakan Standar Tampang Boyolali: Ucapan Prabowo Konteksnya Bercanda
Diberitakan sebelumnya, Dalam pertemuan dengan tim pemenangan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018), Prabowo membahas tentang akses kesejahteraan yang menjadi agenda besar timnya.
Dikutip Kompas.com, Selasa (6/11/2018), adapun satu di antara topiknya membahas tentang peningkatan kapasitas produksi karena menurut data yang mereka terima, terjadi penurunan kesejahteraan di desa.
Dalam isi pidato di hadapan tim pemenangan, Prabowo menyebutkan istilah "tampang Boyolali" yang menjadi viral dan perbincangan publik.
Adapun bunyi pidatonya sebagai berikut:
"...Dan saya yakin kalian nggak pernah masuk hotel-hotel tersebut, betul? (Betul, sahut hadirin yang ada di acara tersebut). Mungkin kalian diusir, tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul? ((Betul, sahut hadirin yang ada di acara tersebut)."
(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)