Breaking News:

Pilpres 2019

Jubir Prabowo-Sandiaga Sebut Penggunaan Istilah 'Tampang Boyolali' adalah Kritik Ketimpangan Sosial

Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menilai, istilah " tampang Boyolali" merupakan sindiran atas ketimpangan sosial yang terjadi

Editor: Bobby Wiratama
Tribunnews/Jeprima
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan sambutan saat akan mendeklarasikan Gerakan Emas atau Gerakan Emak-Emak dan Anak Minum Susu di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018). Dalam deklarasi tersebut Prabowo berjanji jika terpilih pada Pilpres 2019, akan mencanangkan Gerakan Emas sampai ke desa-desa yang merupakan rangkaian dari Revolusi Putih salah satu program pasangan Prabowo-Sandiaga. 

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Suhendra Ratu Prawiranegara, menilai, istilah " tampang Boyolali" yang dilontarkan Prabowo merupakan sindiran atas ketimpangan sosial yang terjadi saat ini.

Prabowo Subianto menyebutkan istilah tersebut dalam pertemuan tim pemenangan pada acara peresmian kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018).

"Pak Prabowo berpidato di hadapan masyarakat dan pendukungnya itu mengungkapkan makna tersembunyi ketimpangan atas modernitas dan sosial masyarakat," ujar Suhendra melalui keterangan tertulisnya, Minggu (4/11/2018).

Diprotes Warga Boyolali, Prabowo Bingung Candaannya Dipersoalkan Banyak Pihak

Menurut Suhendra, istilah "tampang Boyolali" tidak dapat diartikan sebagai bentuk hinaan kepada satu kelompok tertentu.

Ia mengatakan, apa yang disampaikan Prabowo itu merupakan gaya bahasa atau retorika yang berbeda dari setiap orang.

"Tentu Pak Prabowo tidak bermaksud untuk mengecilkan orang-orang Boyolali," kata Suhendra.

Dalam pertemuan dengan tim pemenangan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018), Prabowo membahas tentang akses kesejahteraan yang menjadi agenda besar timnya.

Adapun salah satu topiknya membahas tentang peningkatan kapasitas produksi karena menurut data yang mereka terima, terjadi penurunan kesejahteraan di desa.

Foto-foto Gaya Presiden Jokowi saat Kendarai Motor Barunya ke Pasar Anyar Tangerang

Dalam isi pidato di hadapan tim pemenangan, Prabowo menyebutkan istilah "tampang Boyolali" yang menjadi viral dan perbincangan publik.

Adapun bunyi pidatonya sebagai berikut:

"...Dan saya yakin kalian nggak pernah masuk hotel-hotel tersebut, betul? (Betul, sahut hadirin yang ada di acara tersebut). Mungkin kalian diusir, tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini."

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jubir: Istilah "Tampang Boyolali", Prabowo Kritik Ketimpangan Sosial"

Sumber: Kompas.com
Tags:
Tampang BoyolaliPilpres 2019Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved