Pesawat Lion Air Jatuh

JPU Andri Wiranofa jadi Korban Lion Air JT610, Teman Ungkap Hal yang Dirasa Janggal

Andri Wiranofa, Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung juga menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

JPU Andri Wiranofa jadi Korban Lion Air JT610, Teman Ungkap Hal yang Dirasa Janggal
Facebook Lion Air Group
Tradisi water salute menyambut kedatangan pesawat baru B737 MAX 8 Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (4/7/2017). 

TRIBUNWOW.COM - Musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 masih menjadi sorotan.

Banyak diantara korban yang merupakan penumpang pesawat tersebut merupakan pegawai pemerintahan bahkan pejabat daerah.

Andri Wiranofa, Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung juga menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

 Pegawainya jadi Korban Lion Air, PLN Sampaikan Doa dan Dukacita

Sebelum kembali ke Bangka Belitung, Andri berada di Jakarta untuk berkumpul bersama keluarganya.

Setelah itu, Jaksa Andri menggunakan pesawat Lion Air JT 610 karena ia akan kembali bertugas ke Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Andri pun menuju Pangkalpinang dijadwakan berangkat pukul 06.20 WIB dari bandara Soekarno-Hatta.

Pegawainya jadi Korban Lion Air, PLN Sampaikan Doa dan Dukacita

Andri masuk tim yang terdiri dari 13 Jaksa Penuntut Umum yang menangani kasus Ahok.

Informasi yang dihimpun dari Kompas.com, Andri menjadi JPU kasus penistaan agama bersama Ali Mukartono (Ketua), Reky Sonny Eddy Lumentut, Lila Agustina, Bambang Surya Irawan dan J Devi Sudarsono.

Selain itu terdapat pula Sapto Subrata, Bambang Sindhu Pramana, Ardito Muwardi, Deddy Sunanda, Suwanda, Diky Oktavia, dan Fedrik Adhar.

Sebelum kembali ke Bangka Belitung, Andri berada di Jakarta untuk berkumpul bersama keluarganya.

Setelah itu, Jaksa Andri menggunakan pesawat Lion Air JT 610 karena ia akan kembali bertugas ke Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Andri pun menuju Pangkalpinang dijadwakan berangkat pukul 06.20 WIB dari bandara Soekarno-Hatta.

Suaminya Terbang 10 Menit sebelum Lion Air JT610 Lepas Landas, Tasya Kamila Mengaku Merinding

Hal yang Janggal

Saat akan kembali bertugas ke Pangkalpinang, biasanya istrinya tak ikut bersamanya.

Namun kali ini istri Jaksa Andri ikut serta dalam penerbangan nahas tersebut.

"Jaksa Andri ini tidak biasanya istrinya ikut, tapi tadi pagi ikut, mungkin sudah firasat atau gimana saya enggak tahu," ujar Stafsus Gubernur Bangka Belitung Bagian Hukum, Politik dan Pemerintahan, Dimas DP S.kom, SH MH, Senin(29/10/2018), seperti dilansir TribunWow dari Tribunnews.

Dimas juga mengatakan, jaksa Andri biasanya selalu sendiri saat terbang untuk bertugas ke Pangkalpinang.

Jaksa Andri terbiasa pulang pergi Jakarta-Pangkalpinang karena seluruh keluarganya, anak dan istri berada di Jakarta.

Namun anaknya tidak ikut dalam penerbangan tersebut.

"Dia memang biasanya sendiri pulang pergi. Ini istrinya ikut tapi anaknya enggak,"ujar Dimas.

Mengaku Takut terbang, Cita Citata Memilih Tidur saat Naik Pesawat

Berdasarkan informasi yang diterima Tribunnews, pasangan suami istri ini duduk bersebelahan.

Jaksa Andri duduk di kursi nomor 8A, sementara sang istri duduk di kursi nomor 8 B.

Hingga kini jenazah Andri beserta istri masih belum diketahui keberadaannya.

Tidak hanya Andri, ada beberapa jaksa yang berada di dalam pesawat nahas tersebut.

Disebutkan ada Kasis Pidsus Pangkalpinang Dody Junaedi yang duduk di kursi 19 E, lalu ada Shandy Joham Ramadhan, Jaksa Fungsional Bangka Selatan duduk di kursi 7 F dan Staf Tata Usaha Kejati Babel bernama Sastiarta duduk di kursi 34 E.

RS Polri Sebut Proses Identifikasi Korban Lion Air Melalui Pemeriksaan DNA Butuh Waktu 4-5 Hari

Jatuhnya Lion Air JT 610

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Lion Air JT-610 dilaporkan jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018) pagi.

Sebanyak 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak, 2 bayi, 2 pilot dan 5 flight attendants dilaporkan hilang dalam kecelakaan tersebut.

Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.10 WIB pagi ini dan seharusnya, tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang pukul 07.20 WIB.

Pesawat Lion Air JT-610 ini diketahui kehilangan kontak 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Bandara Soekarno-Hatta.

Jokowi Temui Keluarga Korban Lion Air JT-610 di Bandara Soekarno Hatta

24 Kantong Jenazah Ditemukan di Tanjung Karawang

Hingga, Senin (29/10/2018) pukul 18.32 WIB, tim gabungan sudah menemukan 24 kantong jenazah di perairan tanjung Karawang.

"Informasi per 29 Oktober 2018 bahwa telah menerima konfirmasi dari Basarnas yaitu 24 kantong jenazah. Upaya evakuasi seluruh penumpang, kru, dan pesawat JT-610 yang mengalami kecelakaan pada Senin di perairan Karawang, Jawa Barat, akan terus dilakukan," kata Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro kepada Kompas.com pada Selasa dini hari, (30/10/2018).

Badan SAR Nasional menemukan puing-puing, dan beberapa barang yang diduga terkait dengan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Laut Jawa, Senin (29/10/2018) pagi.
Badan SAR Nasional menemukan puing-puing, dan beberapa barang yang diduga terkait dengan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Laut Jawa, Senin (29/10/2018) pagi. (HO/Tribunnews)

Kantong jenazah tersebut berisikan potongan-potongan tubuh yang dievakuasi dari lokasi sekitar jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610.

Dari hasil evakuasi tim pencarian menemukan serpihan tempat duduk pesawat, potongan kepala rambut, potongan daging yang segera dimasukkan ke dalam kantong jenazah yang kini tengan diidentifikasi di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.(TribunWow.com/Ekarista R.P)

Ikuti kami di
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Claudia Noventa
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved