Kabar Tokoh
Bicara soal Kehamilannya, Meghan Markle: Seperti Mengalami Jet Lag
Dalam kesempatan itu, Meghan Markle juga sempat bicara soal kehamilannya dengan penduduk lokal bernama Charlotte Connell.
Penulis: Astini Mega Sari
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Berita kehamilan Meghan Markle memang telah diumumkan secara resmi sejak awal pekan ini oleh istana Inggris.
Kendati demikian, Meghan belum menunjukkan kehamilannya itu dengan kentara di depan publik.
Ia memakai pakaian longgar dan mencolok yang membuat orang lain tidak fokus pada perutnya.
Namun, kali ini Meghan tampak memegangi baby bump-nya di depan publik saat kunjungannya ke Australia baru-baru ini.
• Tengah Mengandung Anak Pertama, Meghan Markle Tolak Cicipi Buah Asli Australia Ini
Dilansir TribunWow.com dari E! News, Sabtu (20/10/2018), Meghan terlihat memegangi baby bump-nya saat berjalan bersama Pangeran Harry di Bondy Beach, Sydney.

Mengenakan gaun maxi bergaris dari Martin Grant dan wedges dari Castaner, Meghan menemani suaminya bertemu dan duduk bersama dengan anggota OneWave, komunitas selancar non-profit untuk membicarakan masalah kesehatan mental.
Dalam kesempatan itu, Meghan juga sempat bicara soal kehamilannya dengan penduduk lokal bernama Charlotte Connell.
Duchess of Sussex itu mengatakan pada Charlotte bahwa kehamilannya itu terasa seperti jet lag.
• Reaksi Ratu Elizabeth II ketika Dengar Kabar Meghan Markle Hamil
"Meghan mengatakan padaku bahwa kehamilannya terasa seperti ia sedang mengalami jet lag," kata Charlotte pada wartawan seperti yang dikutip TribunWow.com dari People, Sabtu (20/10/2018).
"Dia (Meghan) bilang dia bangun jam 4:30 pagi dan melakukan yoga di kamarnya karena tak bisa tidur lagi."
Seperti yang diketahui, Meghan adalah penggemar Yoga.
Sang ibu, Doria Ragland juga merupakan instruktur yoga.
• Istana Kensington Konfirmasi Kehamilan Meghan Markle: Harry-Meghan Merasa Bahagia
Dalam kunjungan tersebut Pangeran Harry dan Meghan juga sempat dipuji penduduk lokal karena dianggap bisa membaur.
Hal itu lantaran keduanya tak segan untuk bertelanjang kaki di pantai dengan penduduk setempat.
"Luar biasa - mereka orang-orang yang begitu indah dan rendah hati," komentar penduduk lokal pada Sky News. (*)