Liga Perancis
Bukan Arsene Wenger, Thierry Henry akan Tiru Pendekatan Pep Guardiola ketika Melatih
Memulai karier kepelatihannya di AS Monaco, Thierry Henry menyebut dirinya akan meniru pendekatan mantan pelatihnya di Barcelona, yakni Pep Guardiola.
Penulis: Maria Novena Cahyaning Tyas
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Memulai karier kepelatihannya di AS Monaco, Thierry Henry menyebut dirinya akan meniru pendekatan mantan pelatihnya di Barcelona, yakni Pep Guardiola.
Melansir dari The Guardian, Kamis (18/10/2018), diketahui Guardiola dan Henry pernah bekerjasama sebagai pemain dan pelatih di Barcelona mulai 2008 hingga 2010.
Thierry Henry bahkan mengakui bahwa dirinya merupakan pengagum berat Pep Guardiola.
• Arsene Wenger Beri Peringatan pada Unai Emery soal Mesut Ozil

"Pep adalah referensi (melatih) bagi saya, mungkin tidak bagi semua orang, tak ada hal benar atau salah. Saya belajar banyak darinya ketika kami masih di Barcelona," tutur Thierry Henry ketika jumpa pers perdana pasca menjadi pelatih AS Monaco.
"Dengan Pep aku bisa bicara tentang permainan, dia bahkan sering tak tidur dan selalu bicara soal permainan," lanjutnya seperti dikutip TribunWow.com.
"Penemuan-penemuannya tentang taktik yang ia miliki selalu jauh di depan, saya melihatnya dengan cermat. Saya selalu belajar dari orang-orang yang menginspirasi, tapi tetap harus memberikan sedikit bagian dari diri sendiri di dalamnya," imbuhnya.
Pelatih asal Perancis ini mengaku, sepanjang karier sepak bolanya, dia banyak belajar dari para pelatih yang mengasuhnya, terutama ketika suatu hal berjalan tak sesuai harapan.
Ia juga menyinggung mantan pelatihnya ketika di Arsenal, Arsene Wenger, yang menurutnya membuat dirinya menjadi lebih terbuka dalam segala hal.
• Resmi! AS Monaco Tunjuk Thierry Henry sebagai Manajer Anyar

"Berbicara soal Arsene, dia membuka banyak hal dalam pikiran saya, membuat saya mengerti bagaimana menjadi seorang yang profesional, dan apa yang harus dilakukan,".
"Saya tak akan pernah melupakan itu, kalian (jurnalis) tahu hubungan saya dengan dia dan saya akan selalu membawa bagian dari dirinya," tambah Henry.
Thierry Henry memang menjadi sosok penting dalam invicible team di Arsenal musim 2003/2004 silam.
Ia turut andil dalam membantu The Gunners tak terkalahkan sepanjang musim Liga Primer Inggris, menjadikan Arsenal menjuarai trofi liga tersebut.
Henry juga memberi pengaruh besar pada Barcelona, bahkan selama ia merumput di klub tersebut, Barcelona 2008-2012 dikenal sebagai tim terbaik sepanjang masa.
• Eden Hazard Siap Tolak Real Madrid Demi Kontrak dengan Gaji Tertinggi dalam Sejarah
Selain bicara mengenai kepelatihan, Henry juga menyinggung mengapa ia setuju untuk melatih AS Monaco.
Menurutnya, hubungan emosional antara dirinya dan AS Monaco begitu kuat sehingga ia tak bisa menolak tawaran ini begitu saja.
"Pada saat tawaran itu datang, hatiku yang berbicara. Kalian tahu hubunganku dengan sebuah klub di London (Arsenal) memang begitu kuat, namun di sinilah (AS Monaco) semua karierku dimulai," ucapnya.
"Klub ini memiliki tempat tersendiri di hatiku, jadi dapat kembali lagi di sini merupakan mimpi yang menjadi nyata," tutupnya. (*)